Wujudkan Lingkungan Belajar Bebas Narkotika, PT Vale Deklarasikan Program Sekolah Bersinar

Thursday, 07 May 2026 | 21:26 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

LUWU TIMUR, GOSULSEL.COM – Sebagai wujud nyata dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memerangi peredaran narkotika, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan mendeklarasikan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) di Malili. Program yang melibatkan 37 Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Luwu Timur ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan ruang aman yang bebas dari zat terlarang bagi generasi muda penerus bangsa.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk turut berkontribusi melindungi pelajar di Luwu Timur dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang semakin serius. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) 2023-2025, Sulawesi Selatan menempati posisi keempat sebagai provinsi dengan tingkat penyalahgunaan dan kasus narkoba tertinggi di Indonesia.

Program ini mendorong siswa agar menjadi agen perubahan sekaligus pelopor gerakan hidup sehat tanpa narkoba. Inisiatif ini telah terlaksana sejak tahun lalu, dimulai dari proses seleksi duta pelajar dan penilaian sejumlah sekolah di Luwu Timur. Dari sekitar 100 peserta yang mengikuti seleksi, terpilih masing-masing Putra dan Putri Duta Pelajar Anti Narkoba serta lima sekola memperoleh apresiasi sebagai Sekolah Bersinar: SMAN 1 Lutim, SMAN 3 Lutim, SMAN 6 Lutim, SMAN 10 Lutim, dan SMAN YPS Sorowako.

PT-Vale

Senior Coordinator PPM Health PT Vale Indonesia, Baso Haris, menekankan bahwa kehadiran perusahaan adalah sebagai mitra dalam membangun ketahanan sosial. Dengan posisi Sulawesi Selatan yang berada di peringkat lima nasional dalam peredaran narkoba, sinergi ini dirancang untuk memastikan lingkungan sekolah menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang anak, sekaligus memberikan ketenangan bagi para orang tua.

“Bagi kami, investasi terbaik untuk masa depan bangsa terletak pada upaya kolaboratif dalam perlindungan generasi muda. Melalui program Sekolah Bersinar ini, kami berkomitmen untuk hadir bersama-sama pemerintah memastikan anak-anak di Luwu Timur tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat. Kami ingin setiap orang tua merasa tenang karena sekolah telah menjadi benteng pertahanan yang kuat dari ancaman narkotika.”

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang hadir pada seremoni Deklarasi Sekolah Bersinar tersebut menekankan pentingnya keberanian untuk menolak dan melaporkan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Melalui integrasi program nasional seperti ANANDA (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak), deklarasi ini menjadi fondasi awal untuk membekali siswa dengan pemahaman mendalam mengenai bahaya narkotika.

“Kami memandang bahwa sekolah adalah benteng pertahanan pertama bagi masa depan Luwu Timur. Komitmen kami tidak berhenti pada hari deklarasi ini saja, namun berlanjut pada penguatan kapasitas satgas di sekolah agar mereka mampu menjadi pendamping dan teman sebaya yang edukatif bagi siswa lainnya,” ujar Baso Haris.

Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang berkolaborasi menjaga generasi di Kabupaten Luwu Timur agar bersih dari narkoba. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal pergerakan bersama. Kita bukan sedang memerangi manusianya, tetapi kita sedang memerangi kejahatannya, sembari terus memulihkan korbannya, mendidik generasi penerusnya, dan menumbuhkan harapan yang baru,” ungkap Agung.

Melalui pemberdayaan berkelanjutan, gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi slogan, melainkan budaya kolektif yang menjaga integritas dan kesehatan generasi penerus bangsa. (*)