Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat mengikuti kegiatan Ekspose Manajemen Talenta yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (07/05/2026)/FOTO: Instagram @pemkab.gowa

Gowa Perkuat Sistem Merit ASN, Penempatan Pegawai Melalui Sistem Manajemen Talenta 

Thursday, 07 May 2026 | 21:52 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat reformasi birokrasi melalui penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap pegawai memiliki kesempatan berkembang berdasarkan kemampuan, kinerja, dan potensi yang dimiliki.

Komitmen tersebut disampaikan saat Pemkab Gowa mengikuti kegiatan Ekspose Manajemen Talenta yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (07/05/2026).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa penataan ASN berbasis kompetensi menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan efektif.

PT-Vale

“Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong pengelolaan ASN yang berbasis kompetensi dan kinerja. Manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan penempatan pegawai dilakukan secara tepat sehingga organisasi berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan sistem merit tidak hanya bertujuan mengisi kebutuhan jabatan, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang sehat dan memberi ruang bagi ASN yang memiliki prestasi untuk berkembang lebih baik.

“Yang kita bangun adalah budaya kerja yang memberi ruang kepada ASN berprestasi untuk berkembang. Ketika orang ditempatkan sesuai kemampuan dan integritasnya, maka pelayanan publik juga akan semakin optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan karier ASN di lingkungan Pemkab Gowa ke depan akan diarahkan lebih terstruktur agar kebutuhan sumber daya manusia di setiap perangkat daerah dapat dipersiapkan sejak dini.

“Kita ingin proses pengembangan karier ASN berjalan lebih objektif dan terencana. Dengan begitu, setiap perangkat daerah memiliki sumber daya manusia yang siap mengisi kebutuhan organisasi di masa yang akan datang,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus memperkuat pembinaan ASN melalui sistem yang terukur dan sesuai standar nasional.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, BKN menargetkan pembinaan terhadap ratusan instansi pemerintah di seluruh Indonesia, termasuk dalam aspek pengelolaan talenta ASN dan pengembangan kompetensi.

“Pada tahun 2026, BKN menargetkan pembinaan terhadap 643 instansi dengan fokus pada delapan aspek utama, termasuk manajemen talenta, pengembangan kompetensi, dan digitalisasi manajemen ASN,” ungkapnya.

Prof. Zudan juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan karier ASN dengan kepatuhan terhadap aturan kepegawaian yang berlaku.

“Kepastian karier harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap norma dan standar manajemen ASN. Karena itu pembinaan dan pengawasan akan terus kami lakukan secara konsisten,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menilai penerapan manajemen talenta akan membantu pemerintah daerah mempercepat proses pengisian jabatan sekaligus meningkatkan efisiensi birokrasi.

“Manajemen talenta membuat proses pengisian jabatan lebih efisien karena tidak membutuhkan proses lelang yang panjang. Ada efisiensi waktu, anggaran, dan politik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 11 pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Selain menjadi ajang evaluasi dan penguatan sistem merit ASN, kegiatan ini juga mencatat sejarah baru karena Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama yang menggelar ekspose manajemen talenta di luar kantor pusat BKN.

Dalam kegiatan itu, Bupati Gowa turut didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Gowa, Indra Said. (*)


Tags: