#TRENDING
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat melakukan peninjauan tindak lanjut retail modern di Kecamatan Bajeng dan Bontonompo, Jumat (12/06/2026)/

Bupati Talenrang Tegaskan Retail Modern di Gowa Penuhi Komitmen Dukung Produk Lokal

Friday, 12 June 2026 | 19:36 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya untuk memastikan keberadaan retail modern tidak hanya mendorong investasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat melakukan peninjauan tindak lanjut retail modern di Kecamatan Bajeng dan Bontonompo, Jumat (12/06/2026). Dalam kegiatan itu, Bupati meninjau dua gerai retail modern yang telah beroperasi di Bajeng serta satu lokasi pembangunan retail modern di Bontonompo.

Menurut Bupati Husniah, Pemkab Gowa menyambut baik masuknya investasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, setiap investor yang beroperasi di Kabupaten Gowa juga harus berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, termasuk melalui penyerapan tenaga kerja dan pemberdayaan UMKM.

PT-Vale

“Kami membuka kesempatan kepada investor untuk masuk ke Kabupaten Gowa. Namun masyarakat sekitar harus dilibatkan, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pemberian ruang bagi produk-produk UMKM lokal untuk dipasarkan di retail modern,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menemukan bahwa jumlah produk UMKM lokal yang dipasarkan di retail modern masih sangat terbatas. Kondisi tersebut dinilai belum sesuai dengan komitmen yang sebelumnya telah disepakati bersama.

“Saya melihat produk UMKM yang dipajang masih sangat sedikit. Padahal Kabupaten Gowa memiliki sekitar 500 produk unggulan yang layak masuk ke retail modern. Karena itu saya meminta agar ruang bagi UMKM segera diperluas sesuai komitmen yang telah disepakati,” tegasnya.

Selain memberikan ruang bagi produk lokal di dalam gerai, Pemkab Gowa juga mendorong pengelola retail modern untuk menyediakan area usaha bagi masyarakat di sekitar lokasi toko. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian warga sekaligus menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara retail modern dan masyarakat.

“Kehadiran retail modern harus memberi manfaat bagi masyarakat. Halaman gerai dapat dimanfaatkan untuk membantu warga yang ingin berusaha sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan antara retail dan masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Muh. Fajaruddin, mengatakan pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar retail modern memenuhi kewajibannya dalam mendukung pemasaran produk UMKM lokal.

“Dari sekitar 68 ribu UMKM yang ada di Kabupaten Gowa, terdapat 596 UMKM unggulan yang siap dibina dan dipasarkan melalui retail modern. Kami akan berkoordinasi dengan seluruh pengelola retail agar alokasi minimal 30 persen ruang display untuk produk UMKM dapat segera terpenuhi,” jelasnya.

Bupati Husniah juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa tidak akan ragu mengambil langkah tegas terhadap retail modern yang belum memenuhi ketentuan perizinan maupun kewajiban dalam pemberdayaan UMKM lokal.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PMPTSP, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kasatpol PP, Camat Bajeng, serta Camat Bontonompo. (*)