Gowa Masuk Nominasi Jamsostek Award 2026, Husniah Talenrang Tunjukkan Komitmen Lindungi Pekerja
MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperluas perlindungan bagi para pekerja kembali mendapat pengakuan. Kabupaten Gowa berhasil menembus tahap wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026, sebuah ajang yang memberikan apresiasi kepada daerah dengan kinerja terbaik dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, hadir langsung mengikuti tahapan wawancara yang berlangsung di The Rinra Hotel Makassar, Senin (20/07/2026). Dalam kesempatan itu, ia memaparkan berbagai terobosan dan strategi yang telah dijalankan Pemkab Gowa untuk memperluas cakupan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan.
Masuknya Gowa ke tahap ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan semakin banyak pekerja memperoleh jaminan sosial, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal.
Di hadapan tim penilai, Bupati Husniah menjelaskan bahwa perlindungan ketenagakerjaan bukan sekadar program pemerintah, tetapi bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat yang menjadi penggerak ekonomi daerah.
“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada para pekerja, khususnya pekerja rentan. Karena itu, kami terus berupaya memperluas cakupan kepesertaan melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan kebijakan daerah,” ungkap Bupati Talenrang.
Untuk mencapai target Universal Coverage Jamsostek (UCJ), Pemkab Gowa telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Mulai dari penguatan regulasi daerah, perluasan kepesertaan pekerja rentan, peningkatan kerja sama lintas sektor, pemanfaatan teknologi digital dalam pemutakhiran data, hingga penyediaan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan.
Menurut Husniah, seluruh pekerja berhak mendapatkan perlindungan yang sama tanpa memandang jenis pekerjaan yang dijalani.
“Kami ingin memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun informal, memiliki akses terhadap perlindungan jaminan sosial. Kami ingin pemerintah hadir dan memberikan perlindungan bagi masyarakat yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah,” tegas Bupati Talenrang.
Upaya tersebut telah membuahkan hasil. Hingga akhir 2025, jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Gowa mencapai 117.626 orang. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebanyak 107.296 peserta atau setara dengan capaian 109,6 persen.
Meski demikian, Pemkab Gowa masih terus berupaya memperluas cakupan perlindungan. Dari total potensi pekerja sebanyak 364.034 orang, tingkat perlindungan yang telah tercapai saat ini berada pada angka 32,31 persen.
Melalui ajang Jamsostek Award 2026, Pemkab Gowa berharap berbagai inovasi yang telah dilakukan dapat semakin memperkuat pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekerja.
“Kami berharap berbagai inovasi dan kolaborasi yang kita lakukan dapat memperkuat implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus memperluas perlindungan bagi seluruh pekerja di Kabupaten Gowa tanpa terkecuali,” harap Bupati Talenrang.
Sementara itu, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Ketua Panitia Jamsostek Award, Jufri Rahman, mengatakan Kabupaten Gowa menjadi salah satu dari 14 daerah yang berhasil lolos ke tahap wawancara.
Ia menyebutkan bahwa seluruh peserta yang lolos seleksi diwajibkan mengikuti sesi wawancara bersama tim penilai hingga 22 Juli 2026.
“Bupati/Wali Kota yang didampingi Kepala Perangkat Daerah yang membidangi urusan ketenagakerjaan dan/atau pejabat terkait, serta pimpinan perusahaan atau badan usaha yang dinyatakan lolos seleksi, kami minta hadir mengikuti tahapan wawancara yang dilaksanakan hari ini sampai 22 Juli. Khusus hari ini yaitu Takalar dan Gowa,” sebut Jufri.
Dalam tahapan ini, setiap peserta diberikan kesempatan mempresentasikan inovasi, capaian, serta komitmen daerah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar penentuan penerima penghargaan Jamsostek Award 2026 di Sulawesi Selatan. (*)