#TRENDING
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Kamis (30/07/2026)/FOTO: humas.gowakab.go.id

Malino Jadi Lokasi RS Regional Wilayah Selatan, Akses Layanan Rujukan Masyarakat Kian Dekat

Friday, 31 July 2026 | 22:06 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan yang berlokasi di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Proyek strategis tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pada Kamis (30/07/2026) sebagai langkah memperkuat pemerataan layanan kesehatan di kawasan selatan Sulawesi Selatan.

Keberadaan rumah sakit ini diharapkan mampu memangkas kendala yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya terkait jauhnya jarak tempuh menuju fasilitas kesehatan rujukan. Nantinya, warga Gowa maupun daerah perbatasan tidak lagi harus menempuh perjalanan panjang untuk memperoleh pelayanan medis yang lebih lengkap.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menilai pembangunan RS Regional menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat.

PT-Vale

“Kita ingin pembangunan kesehatan di Gowa bergerak dari sekadar menyediakan fasilitas menjadi upaya memastikan setiap warga memiliki akses yang setara terhadap layanan kesehatan. Rumah sakit ini adalah bagian dari komitmen kita untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan jarak dan waktu ketika membutuhkan rujukan,” ungkap Bupati Talenrang.

Rumah sakit bertipe C tersebut akan berdiri di atas lahan seluas sekitar 21 ribu meter persegi dengan luas bangunan hampir 10 ribu meter persegi. Pada tahap awal, fasilitas ini akan memiliki kapasitas 100 tempat tidur yang didukung berbagai layanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), pelayanan ibu dan anak, poli spesialis dasar, ruang rawat inap, ICU/HCU, kamar operasi, ruang bersalin, hingga fasilitas penunjang medis lainnya.

Ke depan, RS Regional Wilayah Selatan diproyeksikan melayani masyarakat di tujuh kecamatan dataran tinggi Kabupaten Gowa, sekaligus menjadi rumah sakit rujukan bagi warga di wilayah perbatasan Kabupaten Sinjai dan Bulukumba. Posisi tersebut menjadikan Gowa memiliki peran penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan regional di Sulawesi Selatan.

“Pembangunan ini juga menempatkan Gowa dalam posisi strategis sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan regional. Kita ingin masyarakat Gowa mendapatkan layanan lebih cepat, sementara masyarakat dari wilayah sekitar juga memiliki pilihan rujukan yang lebih dekat,” jelas Bupati Talenrang.

Pembangunan rumah sakit dengan nilai investasi sekitar Rp161 miliar itu menggunakan skema design and build dan ditargetkan rampung pada Agustus 2027.

Menurut Bupati Husniah, manfaat pembangunan rumah sakit nantinya harus dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat dan mudah diakses.

“Ketika rumah sakit ini beroperasi, ukurannya harus jelas. Waktu rujukan pasien harus lebih singkat, akses layanan spesialistik semakin dekat dan rujukan kasus nontersier ke Makassar semakin berkurang,” tegas Bupati Talenrang.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menjelaskan bahwa pembangunan RS Regional di Gowa merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan di wilayah selatan. Selain memiliki jumlah penduduk yang besar, Kabupaten Gowa juga dinilai strategis karena mampu melayani masyarakat dari kawasan pegunungan dan daerah perbatasan.

“Kita membangun rumah sakit ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas. Ada persoalan jarak dan transportasi medis dari kawasan pegunungan, sementara angka kematian ibu dan anak masih menjadi perhatian. Karena itu, fasilitas kesehatan harus hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman.

Selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, rumah sakit ini juga dipersiapkan untuk mendukung sektor pariwisata Malino melalui penyediaan layanan kegawatdaruratan dan konsultasi kesehatan bagi wisatawan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga memastikan seluruh kebutuhan operasional rumah sakit akan dipenuhi, mulai dari tenaga kesehatan, kelengkapan alat medis hingga sistem pelayanan sebelum rumah sakit mulai melayani masyarakat.

“Yang kita bangun bukan sekadar gedung. Kita harus memastikan tenaga kesehatan, peralatan dan sistem pelayanannya siap sehingga ketika rumah sakit ini beroperasi, masyarakat langsung mendapatkan layanan yang berkualitas,” tegas Andi Sudirman Sulaiman.

Acara peletakan batu pertama turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Sekretaris Komisi E DPRD Sulawesi Selatan dr. Fadli Ananda, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, serta Forkopimda Kabupaten Gowa. (*)