Trail Run di Malino Didorong Naik Kelas, Wabup Gowa Ingin Jadi Event Tahunan
GOWA, GOSULSEL.COM — Ajang lari lintas alam Kampoeng Eropa City Trail Run 2026 mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Gowa. Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin melihat kegiatan tersebut bukan hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai event pariwisata.
Darmawangsyah bahkan mendorong agar Kampoeng Eropa City Trail Run masuk dalam kalender kegiatan tahunan Pemkab Gowa. Dengan begitu, penyelenggaraannya diharapkan dapat dilakukan secara lebih matang dan dikembangkan dengan konsep yang semakin menarik.
Hal itu disampaikan Darmawangsyah ketika menghadiri Kampoeng Eropa City Trail Run 2026 di Kampoeng Eropa Malino, Minggu (23/08/2026).
Menurutnya, Malino memiliki modal yang kuat untuk menjadi lokasi penyelenggaraan event olahraga berbasis wisata. Lanskap alam dan udara khas kawasan pegunungan menjadi nilai tambah yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.
Potensi tersebut, kata dia, perlu dimanfaatkan untuk memperkenalkan Malino kepada lebih banyak orang. Peserta yang datang dari luar daerah tidak hanya menjadi bagian dari perlombaan, tetapi juga dapat mengenal langsung berbagai daya tarik wisata yang dimiliki Malino.
Darmawangsyah juga menginginkan penyelenggaraan tahun berikutnya memiliki skala yang lebih besar. Ia berharap event tersebut dapat sekaligus dikaitkan dengan momentum 100 tahun atau satu abad Malino pada 2027.
“Kita berharap kegiatan ini bisa dijadikan kalender event tahunan. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bagian dari rangkaian memperingati satu abad Malino pada 2027 mendatang. Mudah-mudahan ini bisa terwujud tahun depan,” harap Darmawangsyah.
Ia menilai konsep olahraga yang bersentuhan langsung dengan alam merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengangkat potensi wisata daerah. Trail run, menurutnya, memungkinkan peserta menikmati keindahan Malino sambil mengikuti aktivitas olahraga.
Karena itu, ia meminta para peserta tidak hanya berfokus pada perlombaan, tetapi juga menikmati suasana Malino selama kegiatan berlangsung.
“Kepada para peserta, kami ucapkan selamat mengikuti kegiatan ini. Kita berharap kegiatan ini memberikan kesan yang baik setelah menikmati keindahan alam Malino yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Gowa,” sebut Darmawangsyah.
Bagi Pemkab Gowa, kesan yang dibawa pulang peserta menjadi bagian penting dari promosi wisata. Pengalaman menyenangkan selama berada di Malino diharapkan dapat membuat peserta tertarik untuk kembali berkunjung maupun menceritakan keindahan kawasan tersebut kepada orang lain.
Ke depan, Kampoeng Eropa City Trail Run diharapkan tidak berhenti pada satu kali penyelenggaraan. Jika masuk dalam kalender event tahunan, kegiatan ini dapat terus dikembangkan dari sisi konsep, jumlah peserta hingga daya tarik pendukungnya.
Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi Malino untuk semakin dikenal sebagai destinasi yang mampu memadukan olahraga, rekreasi dan wisata alam dalam satu kegiatan.
Momentum satu abad Malino pada 2027 pun dinilai dapat menjadi kesempatan untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih besar sekaligus memperkuat promosi Malino sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Gowa. (*)