#TRENDING

2.389 Pelajar Madrasah Ramaikan Kemah Pramuka di Gowa, Wabup Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

Wednesday, 02 September 2026 | 22:17 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Kabupaten Gowa menjadi tuan rumah Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan 2026 yang diikuti ribuan pelajar madrasah dari berbagai daerah.

Kegiatan yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Selatan tersebut berlangsung di Bumi Perkemahan H. M Yasin Limpo Cadika Bajeng, Kabupaten Gowa, mulai Rabu (02/09/2026) hingga Sabtu (05/09/2026).

Sebanyak 2.389 peserta ambil bagian dalam kegiatan kepramukaan tingkat provinsi ini. Mereka terdiri atas 1.089 peserta golongan Penggalang dan 1.300 peserta golongan Penegak.

PT-Vale

Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin yang menghadiri pembukaan KPMP 2026 mengapresiasi kepercayaan Kanwil Kemenag Sulsel yang memilih Kabupaten Gowa sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, kemah madrasah tidak hanya menjadi kegiatan kepramukaan, tetapi juga dapat menjadi sarana membentuk karakter generasi muda. Melalui berbagai aktivitas selama perkemahan, peserta diharapkan dapat belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan hingga pentingnya kebersamaan.

“Kemah Madrasah ini bukan sekadar aktivitas perkemahan, tetapi menjadi ruang bagi peserta untuk membangun kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan dan semangat kebersamaan. Harapan kita, kemah madrasah ini menghadirkan generasi muda yang tangguh ke depan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dilakukan dan Gowa senantiasa siap menjadi tuan rumah yang baik,” sebut Wabup Darmawangsyah.

Gowa tidak hanya berperan sebagai tuan rumah. Kontingen daerah tersebut juga ikut berkompetisi dengan mengirimkan 27 regu. Jumlah itu disebut menjadi salah satu yang terbanyak dibandingkan kontingen kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan.

“Kalau Kabupaten Gowa sendiri membawa perwakilan sebanyak 27 regu dan menjadi salah satu yang terbanyak dari peserta lainnya dari kabupaten dan kota se-Sulsel,” katanya.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, mengatakan KPMP 2026 dirancang sebagai bagian dari pembinaan generasi muda di lingkungan madrasah.

Ia menilai kegiatan tersebut memiliki peran lebih luas daripada sekadar mempertemukan peserta dalam satu lokasi perkemahan. KPMP menjadi wadah bagi Pramuka Penggalang dan Penegak untuk mengembangkan potensi sekaligus melatih kemampuan bekerja sama.

“Ini bukan sekadar kegiatan berkumpul, tetapi bagaimana meningkatkan potensi pembinaan Penggalang dan Penegak serta membentuk generasi muda yang memiliki kemandirian dan kemampuan bekerja sama,” jelas Ali Yafid.

Dengan jumlah peserta mencapai 2.389 orang, KPMP Sulsel 2026 menjadi salah satu kegiatan perkemahan Pramuka madrasah berskala provinsi yang mempertemukan pelajar madrasah dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan.

“Dengan total 2.389 peserta, kegiatan ini menjadi salah satu agenda perkemahan Pramuka madrasah berskala provinsi yang mempertemukan pelajar madrasah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan,” sebut Ali Yafid.

Selain membangun persahabatan dan menambah pengalaman, para peserta juga diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu bentuknya dilakukan melalui kegiatan penanaman serta pemeliharaan pohon selama rangkaian kemah.

Ali Yafid berharap peserta dapat memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan untuk memperoleh pengalaman positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Manfaatkan perkemahan ini sebaik-baiknya. Bangun persahabatan dan pengalaman, cintai lingkungan, tanam pohon dan pelihara,” harap Ali Yafid. (*)