Masyarakat Antusias Rayakan Satu Tahun Browcyl di Bone
BONE, GOSULSEL.COM — Browcyl resmi merayakan satu tahun kehadirannya di Kabupaten Bone dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Antrean panjang terlihat Jumat (30/1/2026) pagi di outlet Browcyl Bone yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Jeppe’e, Kecamatan Tanete Riattang Barat. Mayoritas pengunjung datang sejak pagi untuk menikmati promo spesial yang dihadirkan dalam rangka perayaan tersebut.
Pada momentum satu tahun ini, Browcyl menghadirkan promo beli satu brownies dan mendapatkan dua varian bonus. Promo ini menarik perhatian konsumen karena bonus yang diberikan merupakan varian favorit dan viral, seperti Melty Matcha, Choco, Tiramisu, dan Chesee.
“Di gebyar satu tahun ini, kami kasih promo beli satu dapat tiga, cukup bayar Rp55 ribu,” ujar Muhammad Juraiz, Sales Marketing Division Head Browcyl.
Selain promo, Browcyl juga menawarkan ragam pilihan rasa brownies yang lengkap. Terdapat sekitar 30 varian rasa yang tersedia, mulai dari keju, pandan, hingga cokelat, guna memenuhi selera konsumen yang beragam.
Browcyl merupakan brand kuliner lokal yang lahir dari dapur rumahan di Makassar sejak tahun 2012. Mengusung inovasi brownies berbahan dasar pisang, Browcyl menjadikan buah khas Sulawesi Selatan tersebut sebagai identitas utama produknya.
Dalam perjalanannya, Browcyl telah melalui tiga fase pertumbuhan bisnis, dimulai dari sistem made by order rumahan, berkembang menjadi industri rumahan, hingga kini beroperasi sebagai scale-up factory modern sejak tahun 2021.
Memasuki usia satu tahun di Bone, Browcyl terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Hingga saat ini, Browcyl telah memiliki 23 outlet yang tersebar di Makassar, Maros, Gowa, Bone, Ajatappareng, dan Luwu Raya.
Tidak hanya berfokus pada ekspansi outlet, Browcyl juga berkomitmen untuk memberdayakan UMKM lokal. Produk-produk UMKM dipajang di outlet Browcyl dan turut diberdayakan sebagai reseller.
“Setiap produk kami formulasikan agar sesuai dengan lidah masyarakat Sulawesi. Browcyl bukan hanya produk, tapi cerita tentang konsistensi dan cinta pada lokalitas,” ujar Juraiz.
Hampir 14 tahun hadir di tengah masyarakat, Browcyl kini telah menjadi salah satu produk UMKM yang dikenal luas sebagai oleh-oleh khas Sulawesi Selatan, dengan mengedepankan kualitas, inovasi, dan nilai lokal. (*)