Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Kejati Sulut Komitmen Soal Pengamanan Energi dan Pengawasan BBM Subsidi
MANADO, GOSULSEL.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara di Kantor Kejati Sulut, Rabu (11/2). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dalam pengamanan proyek strategis nasional, kesiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, serta pengawasan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran.
Audiensi dipimpin langsung oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan fokus pada penguatan dukungan hukum dan koordinasi lintas instansi dalam menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah Sulawesi Utara.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pengamanan proyek strategis nasional yang berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat. Pertamina memandang dukungan dan pendampingan dari Kejaksaan sebagai elemen penting dalam memastikan proyek berjalan sesuai regulasi, tepat waktu, serta memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Selain itu, koordinasi persiapan Satgas RAFI 2026 turut menjadi perhatian. Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu diikuti peningkatan kebutuhan energi, sehingga diperlukan pengawasan dan pengamanan distribusi secara terpadu agar pasokan BBM dan LPG tetap terjaga.
Isu pengawasan BBM subsidi juga menjadi pembahasan strategis, khususnya dalam mencegah potensi penyaluran ke sektor industri ilegal. Pertamina menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan subsidi energi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Kejati Sulut siap mendukung upaya pengamanan proyek strategis dan pengawasan distribusi energi.
“Kami mendukung penuh langkah koordinasi yang dilakukan Pertamina. Proyek strategis nasional dan distribusi energi menyangkut kepentingan publik, sehingga perlu dikawal bersama agar berjalan sesuai ketentuan hukum dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hendrik Pattipeilohy.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan bahwa sinergi dengan Kejaksaan menjadi bagian penting dalam menjaga tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.
“Energi adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pengamanan proyek strategis, kesiapan Satgas RAFI, dan pengawasan distribusi BBM subsidi harus dilakukan secara kolaboratif. Dukungan Kejati Sulut memperkuat langkah kami untuk memastikan penyaluran energi berjalan lancar dan sesuai regulasi,” jelas Deny.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa komunikasi dan koordinasi lintas institusi menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan publik.
“Kami memandang kolaborasi dengan aparat penegak hukum sebagai bagian dari komitmen menjaga integritas distribusi energi. Sinergi ini memastikan setiap program dan operasional Pertamina berjalan dalam koridor hukum serta memberikan kepastian bagi masyarakat,” ungkap T. Muhammad Rum.
Melalui audiensi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola, menjaga ketahanan energi, dan memastikan subsidi energi tersalurkan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab. (*)