Gerindra Makassar Prioritaskan Kader Internal untuk Pemilihan Legislatif 2029

Monday, 09 February 2026 | 21:31 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Makassar, Eric Horas, SE, MM, menegaskan bahwa Partai Gerindra memprioritaskan kader internal dalam proses pencalonan anggota legislatif 2029. 

Penegasan tersebut disampaikan Eric dalam rapat bulanan DPC Partai Gerindra Kota Makassar yang digelar di Kantor DPC Gerindra, di Jalan Pendidikan Raya, Senin (9/2/2026).

Eric menyampaikan setiap individu yang ingin menjadi caleg wajib melalui proses kepartaian sejak awal serta aktif dalam berbagai kegiatan partai. 

PT-Vale

“Kerja politik itu tidak hanya terjadi lima tahun sekali, melainkan kerja panjang. Karena itu, siapa pun yang ingin berpartisipasi, terutama menjadi caleg, harus bergabung dan berproses sejak awal sebagai pengurus agar ketika terpilih menjadi anggota dewan sudah memahami arah, tujuan, serta visi dan misi partai,” ujarnya

Ia menekankan bahwa pencalonan legislatif bukanlah proses instan, melainkan hasil dari keterlibatan, loyalitas, dan konsistensi kader dalam membesarkan partai. 

Hal senada disampaikan Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Makassar, Kasrudi, SH, MH. Ia menyebutkan bahwa kerja-kerja politik merupakan proses jangka panjang yang tidak bersifat musiman.

Kasrudi juga menyampaikan bahwa saat ini merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat Kota Makassar yang ingin bergabung dengan Partai Gerindra, mengingat DPC Gerindra tengah menyusun kepengurusan baru. 

“Saat ini kami sedang menyusun kepengurusan baru. Jadi, bagi masyarakat Makassar yang ingin bergabung, silakan mendaftarkan diri di setiap tingkatan struktur partai atau langsung ke Sekretariat DPC Gerindra Kota Makassar,” tutup legislator Partai Gerindra DPRD Kota Makassar tersebut.

Rapat tersebut juga menjadi momentum konsolidasi internal DPC Partai Gerindra Kota Makassar dalam memperkuat soliditas kader serta menegaskan komitmen partai terhadap kaderisasi dan mekanisme pencalonan yang berbasis proses. (*)