Jelang Ramadan, Menko Pangan dan Pemkab Gowa Perkuat Pengawasan Program MBG

Saturday, 07 February 2026 | 18:18 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, bersama Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (06/02/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar mutu, khususnya menjelang bulan Ramadan yang membutuhkan penyesuaian layanan.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat secara langsung berbagai aspek teknis pelaksanaan MBG. Mulai dari ketersediaan bahan pangan, proses pengolahan makanan, kandungan gizi, kebersihan dapur, hingga kesiapan sistem layanan selama Ramadan, termasuk penyesuaian menu dan penyediaan paket makanan kering.

PT-Vale

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa menjadikan koordinasi dengan SPPG sebagai titik utama pengendalian mutu MBG.

“Kami terus berkoordinasi kepada seluruh perangkat terkait untuk memastikan SPPG bekerja dalam satu standar yang sama agar mutu MBG tetap terjaga,” ujar Bupati Talenrang.

Ia menekankan bahwa peran pemerintah daerah tidak hanya sebatas memastikan distribusi makanan, tetapi juga menjaga konsistensi sistem, mulai dari ketersediaan bahan hingga pengawasan kualitas gizi.

“Pengkoordinasian ini penting supaya kualitas, kebersihan, dan nilai gizi MBG terkontrol secara berkelanjutan. Semuanya untuk masa depan anak-anak kita,” kata orang nomor satu di Gowa ini.

Menurutnya, menghadapi Ramadan diperlukan penguatan komunikasi dan pengawasan dari hulu ke hilir agar kualitas layanan tetap terjaga.

“Ramadan memiliki pola layanan yang berbeda, sehingga koordinasi dengan SPPG harus lebih diintensifkan agar kualitas tidak menurun,” jelasnya.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari kontrol langsung pemerintah pusat agar pelaksanaan MBG di daerah berjalan terukur dan sesuai standar.

“MBG harus dikendalikan mutunya secara ketat, mulai dari bahan baku, proses masak, sampai makanan diterima siswa. Semua harus jelas ukurannya,” ujarnya.

Ia juga menyebut bulan Ramadan sebagai fase penting dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, kesiapan SPPG menjadi cerminan kesiapan daerah dalam menjaga keberlanjutan program.

“Ramadan tidak boleh menjadi alasan turunnya kualitas. Justru disini kesiapan sistem diuji. SPPG harus siap secara operasional, higienitas, dan nutrisi agar layanan MBG tetap berjalan efektif selama Ramadan,” tegas Zulhas, sapaan akrab Menko Pangan.

Selain meninjau SPPG di Somba Opu, Menko Pangan juga mengunjungi SMKN 3 Gowa dan SMAN 1 Gowa untuk melihat langsung proses pendistribusian MBG kepada para siswa. Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, anggota DPRD Sulsel, perwakilan Forkopimda Kabupaten Gowa, serta jajaran pimpinan SKPD Pemerintah Kabupaten Gowa.(*)


Tags: