Ketua DPRD Gowa Hadiri Forum Konsultasi Publik, Kawal Perencanaan RKPD 2027 yang Partisipatif
GOWA, GOSULSEL.COM—Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Muh. Ramli Siddik, S.Sos. Daeng Rewa, menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gowa Tahun 2027 yang digelar secara virtual di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Selasa (10/2). Kehadiran unsur pimpinan legislatif ini menegaskan peran penting DPRD dalam mengawal setiap tahapan perencanaan pembangunan daerah agar tetap selaras dengan aspirasi masyarakat dan kebutuhan riil di lapangan.
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menekankan pentingnya sinergi dan penggunaan data yang akurat sebagai basis penyusunan program kerja. Mengingat tantangan pembangunan yang semakin kompleks serta keterbatasan anggaran, DPRD Gowa sepakat bahwa penentuan skala prioritas harus dilakukan secara cermat. Keterlibatan legislatif dalam forum ini memastikan bahwa ribuan usulan aspirasi masyarakat yang masuk melalui jalur reses maupun musrenbang dapat terakomodasi secara proporsional.
Penyusunan RKPD 2027 ini juga menjadi sorotan karena diproyeksikan untuk menghadapi dinamika jumlah penduduk Gowa yang terus meningkat. Pihak legislatif memandang bahwa strategi pembangunan yang adaptif sangat diperlukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat. Sinergitas antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama agar kebijakan rekonstruksi efisiensi dari pemerintah pusat tidak menghambat kualitas pelayanan publik di daerah.
Muh. Ramli Siddik menyampaikan bahwa DPRD akan terus memberikan masukan konstruktif selama proses penyusunan dokumen perencanaan ini berlangsung hingga tahap penganggaran nanti. Ia berharap kolaborasi ini melahirkan program yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warga Gowa.
“DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa rancangan pembangunan ini bukan sekadar angka, melainkan solusi nyata yang mampu menjawab persoalan strategis dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya(*)