RAT KKMP Malimongan Tetapkan Agenda Bisnis 2026 di Tengah Tantangan Modal dan Lokasi Usaha

Monday, 02 February 2026 | 10:54 Wita - Editor: Agung Eka -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Koperasi Konsumen Merah Putih (KKMP) Malimongan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada di kantor sementara koperasi di Jalan Tarakan Nomor 56, Makassar, Sabtu (1/2/2026). Rapat ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja koperasi sepanjang 2025 sekaligus menetapkan arah pengembangan usaha pada tahun 2026.

RAT dipimpin oleh Amri MA yang ditunjuk secara mufakat sebagai pimpinan sidang.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus KKMP Malimongan, yakni Ketua Koperasi Salahuddin Kasim, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan Alimuddin, Wakil Ketua Bidang Usaha, Sudirman, Bendahara Lenny Marlina, serta Sekretaris Purnamawari.

PT-Vale

Rapat juga dihadiri perwakilan Dinas Koperasi Kota Makassar, Wildan, Lurah Malimongan Agussalim, Mantan Lurah Malimongan Andi Amran, perangkat kelurahan, serta PMO KKMP yang memberikan paparan dan sejumlah informasi penting terkait penguatan tata kelola dan pengembangan bisnis koperasi.

Dalam forum tersebut, laporan pertanggungjawaban pengurus yang disampaikan oleh Ketua Koperasi diterima seluruh peserta tanpa sanggahan.

Selanjutnya, rapat membahas rencana kerja KKMP Malimongan tahun 2026. Sejumlah agenda bisnis disepakati, dengan kegiatan terdekat berupa pasar murah Cap Go Meh dan penyelenggaraan Ramadhan Fest.

Pengurus melaporkan bahwa jumlah anggota KKMP Malimongan sepanjang 2025 tercatat sebanyak 40 orang. Jumlah ini diproyeksikan akan terus bertambah seiring dengan semakin luasnya rencana kegiatan usaha dan kemitraan bisnis koperasi pada 2026.

RAT juga menyepakati skema pembagian keuntungan bagi para investor yang menyuntikkan modal ke koperasi. Selain itu, salah satu anggota koperasi yang memiliki usaha pengolahan beras menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan KKMP Malimongan. Ke depan, koperasi ini juga ditargetkan mampu menyuplai kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Wajo dan sekitarnya.

Namun demikian, rapat mencatat sejumlah tantangan utama yang masih dihadapi KKMP Malimongan, terutama terkait keterbatasan modal kerja serta ketersediaan lokasi kantor dan gerai usaha.

Pengurus mengungkapkan bahwa koperasi sebenarnya telah mendapatkan kesepakatan lokasi yang merupakan aset milik PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero).

“Hingga saat ini, lokasi tersebut belum dapat digunakan karena masih menunggu surat persetujuan resmi dari kantor pusat PT PP,” ujar Ketua Koperasi Salahuddin Kasim.

Pengurus dan anggota berharap agar proses administrasi tersebut dapat segera diselesaikan sehingga KKMP Malimongan bisa beroperasi secara normal.

“Harapan ini sejalan dengan arahan dan visi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan yang profesional, mandiri, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di tingkat kelurahan,” lanjutnya.

RAT ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat permodalan, mempercepat realisasi fasilitas usaha, serta menjaga tata kelola koperasi agar tumbuh sehat dan berkelanjutan. (*)