Wabup Gowa Dorong Penyusunan RKPD 2027 Mengutamakan Data dan Sinergi

Tuesday, 10 February 2026 | 20:43 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan pentingnya penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gowa Tahun 2027 dilakukan dengan mengedepankan sinergi antarpemangku kepentingan serta berbasis data yang akurat.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Kabupaten Gowa Tahun 2027 yang digelar secara virtual di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Selasa (10/02/2026). Kegiatan ini diikuti unsur eksekutif, legislatif, perangkat daerah, serta perwakilan masyarakat sebagai bentuk pelibatan publik dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

“Kehadiran seluruh stakeholders hari ini menunjukkan komitmen dan kepedulian kita bersama dalam membuka ruang partisipasi yang luas pada setiap tahapan perencanaan pembangunan di Kabupaten Gowa,” ujarnya.

PT-Vale

Menurut Darmawangsyah, pembangunan daerah membutuhkan kerja sama yang kuat melalui sinergi, integrasi, koordinasi, dan kolaborasi antar pihak terkait. Ia menilai, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika perekonomian, tuntutan efisiensi anggaran, hingga kebijakan rekonstruksi efisiensi dari pemerintah pusat yang berpengaruh pada pengelolaan keuangan daerah.

Ia juga menyoroti banyaknya usulan masyarakat yang mencapai ribuan, sehingga pemerintah daerah dituntut lebih selektif dalam menetapkan program prioritas. Oleh karena itu, proses penentuan kebijakan pembangunan harus didukung analisis yang komprehensif agar program yang disusun tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kita harus semakin cermat dan selektif dalam menentukan prioritas pembangunan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, serta tetap selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional,” tegasnya.

Darmawangsyah menjelaskan, salah satu tantangan pembangunan daerah adalah tingginya jumlah penduduk Kabupaten Gowa yang hingga akhir Desember 2025 mencapai 825.369 jiwa dan diperkirakan terus meningkat. Kondisi ini berpengaruh terhadap pendapatan per kapita dan menuntut strategi pembangunan yang adaptif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Gowa, lanjutnya, terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), antara lain melalui pengembangan sektor pariwisata dan penguatan potensi pendapatan asli daerah.

Ia berharap penyusunan RKPD 2027 mampu menjawab berbagai persoalan strategis daerah melalui pendekatan yang adaptif, integratif, serta didukung kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD, jajaran pemerintah daerah, kelompok masyarakat, serta narasumber yang telah memberikan masukan dalam proses perencanaan pembangunan,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Sujaddan, menyampaikan bahwa forum konsultasi publik merupakan tahapan penting dalam penyusunan RKPD sekaligus amanat regulasi yang harus dilaksanakan secara partisipatif.

Ia menjelaskan, rancangan awal RKPD 2027 disusun dengan melibatkan berbagai pihak guna memperoleh masukan dan saran yang konstruktif terhadap arah pembangunan daerah.

“Kami bahas bersama para pemangku kepentingan melalui forum konsultasi publik guna menghimpun masukan dari berbagai lapisan masyarakat agar rencana pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” jelas Sujaddan.

Menurutnya, forum ini menjadi ruang komunikasi yang melibatkan banyak pihak dan sektor untuk menampung aspirasi masyarakat sebagai bagian dari agenda pembangunan Kabupaten Gowa tahun 2027. Penyusunan prioritas pembangunan daerah juga akan diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Pusat guna menjaga kesinambungan program pembangunan.

“Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyatukan gagasan dan memastikan prioritas pembangunan daerah selaras dengan kebijakan provinsi dan pusat, sekaligus tetap mengakomodasi kebutuhan masyarakat Kabupaten Gowa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sujaddan menegaskan bahwa forum konsultasi publik bertujuan menghimpun saran, masukan, serta komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah Kabupaten Gowa berharap melalui forum ini tercipta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

“Mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pengawasan dengan tata kelola pemerintahan yang baik demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa,” tutup Sujjadan.(*)


Tags: