OJK Suselbar Dorong Tren Investasi Reksa Dana di Sulsel Terus Meningkat

Friday, 17 April 2026 | 19:25 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) mencatatkan tren peningkatan terhadap investasi reksa dana di Sulsel. Investornya saat ini telah mencapai 569.610.

Untuk itu, OJK Sulselbar bersama Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) menggelar kegiatan sosialisasi investasi reksa dana di Kota Makassar. Salah satu sasarannya adalah jurnalis yang berlangsung di Kantor OJK Sulselbar, Kamis (16/4/2026).

Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin menilai, meski terus meningkat, masih banyak penduduk dengan usia produktif yang masih belum berminat pada investasi reksa dana.

PT-Vale

“Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk usia produktif, tingkat partisipasi masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Adapun usia produktif yang dimaksud adalah anak muda. Sehingga, perlu ada upaya edukasi seiring ruang peningkatan inklusi yang masih luas.

“Berdasarkan data BPS, penduduk usia 15–34 tahun mencapai sekitar 88,96 juta jiwa, tetapi investor reksa dana usia muda baru sekitar 12,82%,” kata Muchlasin.

Secara nasional, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatatkan jumlah investor reksa dana turut mengalami peningkatan. Jumlah Single Investor Identification (SID) tercatat mencapai 19,2 juta pada akhir 2025, naik dari 18,6 juta pada tahun sebelumnya.

Dewan Presidium APRDI, Marsangap P. Tamba, menyatakan pertumbuhan itu perlu dibarengi dengan peningkatan edukasi kepada masyarakat terhadap investasi reksa dana.

“Oleh karena itu, penguatan literasi dan inklusi keuangan perlu terus dilakukan, khususnya kepada generasi muda,” tambahnya.

Lebih lanjut, upaya literasi dilakukan melalui pelaksanaan SOSEDU APRDI 2026 di berbagai kota, seperti Surabaya, Semarang, dan Medan, serta akan dilanjutkan ke Bandung.

“Kegiatan ini diawali dengan edukasi bagi jurnalis pada hari pertama dan akan menyasar kalangan mahasiswa melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Selain itu, pada tanggal 27 April 2026 bertempat di main hall Bursa Efek Indonesia Jakarta akan ada peluncuran resmi kampanye nasional Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana). Ini merupakan salah satu inisiatif strategis untuk menjembatani potensi besar tersebut dengan realisasi partisipasi masyarakat yang lebih luas. (*)