Serangan Anjing Lukai Tiga Warga dalam Sekejap di Camba
MAROS, GOSULSEL.COM — Suasana tenang di Kecamatan Camba pada Rabu malam, 6 Mei 2026, mendadak berubah menjadi kepanikan. Dalam waktu kurang dari satu jam, tiga warga dilaporkan menjadi korban serangan anjing di lokasi berbeda. Puskesmas Camba pun harus bergerak cepat saat para korban datang secara beruntun dengan luka gigitan yang cukup serius.
Kejadian yang berlangsung cepat ini menyasar warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua yang hendak beribadah hingga anak-anak yang sedang bermain.
Rentetan peristiwa mencekam ini dimulai sekitar pukul 19.00 WITA. Berikut adalah detik-detik serangan yang berhasil dihimpun:
Pasien berinisial H sedang melangkah tenang menuju masjid untuk melaksanakan salat Isya. Namun, seekor anjing tiba-tiba muncul dan menyerang secara membabi buta. H mengalami luka gigitan di lutut kanan, lengan kanan, hingga bagian kepala di belakang telinga kiri. Beruntung, sang anak segera melarikannya ke Puskesmas dan tiba pada pukul 19.10 WITA.
Hanya berselang sepuluh menit, kejadian serupa menimpa pasien berinisial A di Lingkungan Gattareng. Saat itu, A hendak membuka pintu samping rumahnya yang dalam kondisi gelap. Tanpa peringatan, seekor anjing melompat dan menerkam tangan kanan hingga korban terjatuh, lalu kembali menggigit bagian lututnya. Didampingi ayahnya, A tiba di Puskesmas pada pukul 19.12 WITA.
Nasib malang juga menimpa pasien anak berinisial F. Saat sedang asyik bermain di sekitar Pasar Rakyat Tobonggae, ia menjadi sasaran serangan anjing liar. Luka yang dialami cukup menyayat hati, yakni pada bagian bibir atas dan betis kiri. F dilarikan oleh tantenya dan sampai di Puskesmas pada pukul 19.15 WITA.
Kesigapan petugas medis di Puskesmas Camba diuji malam itu. Dalam waktu hanya lima menit (19.10 hingga 19.15 WITA), tiga pasien dengan luka gigitan anjing masuk secara berturut-turut ke ruang penanganan.
“Pihak Puskesmas melalui Klaster 4 Penanggulangan Penyakit Menular segera memberikan penanganan medis intensif guna mencegah risiko infeksi lebih lanjut, termasuk potensi bahaya rabies,” tulis laporan resmi Klaster 4 Puskesmas Camba.
Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi warga Kecamatan Camba, khususnya di wilayah Lingkungan Gattareng dan sekitar Pasar Tobonggae. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari atau di area yang minim pencahayaan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait diharapkan segera melakukan langkah antisipasi untuk mengamankan hewan liar tersebut agar tidak ada lagi jatuh korban baru di malam-malam berikutnya. (*)