ITB Nobel Indonesia Usung Tema Mobile Legends di Wisuda Juni 2026
MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia kembali menghadirkan wisuda dengan yang berbeda. Jika pada periode November 2025 lalu, kampus berjargon Home For Entrpreneurs itu wisuda bertema Roblox, kini tema wisuda yang diangkat adalah Mobile Legends (ML).
Di awal pagelaran wisuda, visual layar panggung menampilkan jajaran rektorat kampus beraksi ala Hero di ML melawan monster yang berniat menghancurkan seisi kota.
Belum lagi, visual cahaya lampu yang megah menambah kesan wisuda kian berwarna. Rektor ITB Nobel Indonesia, Dr. Ir. H. Badaruddin, S.T., M.M., IPU, ASEAN Eng. dalam sambutan wisuda program Sarjana ke XXIV & Pascasarjana ke XVII, ia mengatakan di setiap moment wisuda, pihaknya selalu menampilkan tema wisuda yang diharapkan menjadi pesan bagi para
wisudawan.
“Jika pada 2 wisuda sebelumnya kami mengangkat wisuda bertajuk One Piece, kemudian pada wisuda sebelumnya dengan tema Roblox, maka pada hari ini wisuda kita mengusung tema Mobile Legends,” terang Badar, di Sandeq Ballroom Claro Hotel Makassar, Jl. A.P. Pettarani, Rabu (17/6).
Bagi para wisudawan dan wisudawati Gen Z dan Millenial, ia meyakini mereka tidak asing dengan gim ini. Namun bagi generasi lain, mungkin banyak yang masih awam.
“Mobile Legends adalah sebuah game bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) yang dirancang khusus untuk perangkat mobile oleh Moonton sejak tahun 2016. Di dalam arena 5 melawan 5 ini, dua tim bertarung di atas peta tiga jalur (three-lane map) dengan satu misi utama menghancurkan Base lawan dalam waktu singkat, sekitar 10 hingga 15 menit,” jelas Mantan Ketua Yayasan Pendidikan Nobel Makassar itu.
“Melalui koordinasi yang intensif, game ini telah membuktikan bahwa kemenangan mutlak tidak pernah lahir dari keegoisan individu, melainkan dari kombinasi matang antara kerja sama tim (teamwork), strategi draft pick yang
cerdas, dan penguasaan map yang mendalam. Bapak Ibu sekalian, jika kitatarik garis lurus, kehidupan pascakampus di era digital ini sebenarnya tidak ada bedanya dengan kompetisi di Land of Dawn,” sambungnya.
Ia melanjutkan, dunia nyata yang akan wisudawan
hadapi adalah panggung perpaduan antara Bisnis dan Teknologi.
“Di luar sana, Anda akan melakukan draft pick dengan versi Anda sendirian memilih strategi bisnis yang tepat, mengadopsi teknologi terbaru, dan membaca pergerakan pasar atau micro-macro management kehidupan. Waktu bergerak sangat cepat, secepat match mobile legends yang menuntut keputusan instan namun akurat. Di era ini, siapa yang tidak menguasai map dalam hal ini adalah analisis data, literasi teknologi, dan peluang bisnis akan mudah terkena gank oleh perubahan zaman. Kampus ITB Nobel Indonesia telah membekali Anda dengan equipment terbaik, sekarang saatnya turun ke arena nyata untuk membangun startup, memimpin korporasi, dan menciptakan inovasi teknologi yang berdampak luas pada masyarakat,” ujarnya.
“Oleh karena itu, harapan saya adalah agar Anda mampu menempatkan diri dengan bijak di arena kehidupan nyata melalui filosofi role hero yang telah Anda pelajari. Jadilah seperti Tank & Support yang memiliki integritas tebal sebagai
benteng moral sekaligus pelindung yang siap mengulurkan bantuan bagi masyarakat. Jadilah Fighter yang tangguh dan adaptif di lini depan industri, serta tirulah kelincahan Mage (Magic Damage) dan Assassin dalam mengeksekusi peluang bisnis lewat inovasi teknologi yang taktis dan tepat sasaran.
“Terakhir, jadilah Marksman yang konsisten mengumpulkan pengalaman (farming knowledge), karena walau berjuang dari bawah, Anda adalah penentu kemenangan (carry) yang akan membawa perubahan besar di masa depan (late game). Kombinasikan seluruh peran ini dengan kerja sama yang solid, karena kesuksesan sejati di dunia kerja maupun wirausaha
hanya bisa dicapai ketika ego individu melebur dalam harmoni kolaborasi,” tukasnya. (*)