Melalui Diklat dan Sertifikasi ISAA, Bosowa Bandar Agensi Perkuat Industri Keagenan Kapal Indonesia
MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Komitmen dalam mendukung peningkatan profesionalisme industri keagenan kapal Indonesia terus diwujudkan melalui penyelenggaraan Diklat dan Sertifikasi Keagenan Kapal yang dilaksanakan oleh Learning Center ISAA (PT Insan Samudra Sasta Abadi) pada Senin–Rabu, 22–24 Juni 2026, bertempat di Hotel Golden Tulip Makassar.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 58 peserta dari berbagai wilayah Indonesia, seperti Makassar, Barru, Mamuju, Bali, Batam, Batulicin, NTT Labuan Bajo, Papua Barat, dan Maluku Utara. Diklat ini menjadi bagian dari implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Kegiatan Jasa Keagenan Kapal Perusahaan Pelayaran, dengan tujuan meningkatkan kompetensi, pemahaman regulasi, serta standar profesionalisme para pelaku usaha keagenan kapal di Indonesia.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Bakri selaku perwakilan PT Bosowa Bandar Agensi yang merupakan perusahaan agensi perkapalan di bawah naungan Bosowa Transportation, mengambil peran strategis sebagai Ketua Panitia Diklat Keagenan Kapal Makassar sekaligus Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA) Sulawesi Selatan.
Peran ini menjadi bentuk kontribusi aktif Bosowa Bandar Agensi dalam mendukung pengembangan industri keagenan kapal, tidak hanya melalui operasional perusahaan, tetapi juga melalui keterlibatan dalam penguatan organisasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kolaborasi antar pelaku industri pelayaran.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur LC ISAA Dr. Ir. Eduard Alfian Syamsa Sijabat, MM, Ketua Umum DPW ISAA Sulawesi Selatan Aris Hartoyo, Kepala KSOP Makassar Dr. Jon Kenedi, M. Mar, Eng., M.M., ASEAN Eng., APEC Eng., serta Kasubdit 3 Lalu Lintas & Angkutan Laut Rifanie Komara, ST, M.Si.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek penting dalam keagenan kapal, meliputi pengertian, fungsi, tanggung jawab dan tugas agen kapal, perdagangan melalui angkutan laut, prosedur dan formalitas kepelabuhanan, teknologi sistem informatika, hingga peran strategis keagenan kapal dalam mendukung kelancaran aktivitas pelayaran. Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan ujian sebagai bagian dari proses sertifikasi kompetensi.
Sebagai Ketua Panitia Diklat Keagenan Kapal Makassar, Bakri menyampaikan bahwa keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk membangun industri keagenan kapal yang semakin profesional dan berstandar.
“Menjadi bagian dari penyelenggaraan diklat ini merupakan sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk bersama-sama mendorong peningkatan kualitas industri keagenan kapal di Indonesia. Melalui sertifikasi dan pengembangan kompetensi, kita dapat menciptakan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi tantangan industri pelayaran yang terus berkembang,” jelasnya.
“Bagi Bosowa Bandar Agensi, peningkatan kompetensi bukan hanya menjadi kebutuhan perusahaan, tetapi juga bagian dari komitmen kami untuk memberikan layanan keagenan kapal yang semakin profesional, terpercaya, dan sesuai dengan standar industri nasional,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, Bosowa Transportation juga turut mengikutsertakan karyawan Martin dan Luqman sebagai peserta diklat, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi internal serta memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang keagenan kapal.
Melalui keterlibatan aktif dalam ISAA dan kegiatan pengembangan industri seperti ini, Bosowa Bandar Agensi terus mengambil peran dalam mendukung kemajuan sektor pelayaran Indonesia, memperkuat kolaborasi industri, serta menghadirkan layanan keagenan kapal yang profesional dan terpercaya. (*)