#TRENDING
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah (tengah), saat menjadi narasumber sekaligus menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Penguatan Kapasitas Tim Pembina Posyandu Era Baru tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Gowa di Hotel Horison Makassar, Sabtu (31/10/2026)/FOTO: Instagram @pkkgowa

Andi Tenri Indah Minta Posyandu Gowa Hadirkan Pelayanan yang Berdampak

Sunday, 01 November 2026 | 22:46 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, meminta seluruh jajaran Tim Pembina Posyandu di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan agar menjadikan hasil bimbingan teknis (bimtek) sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, perubahan konsep Posyandu yang kini mencakup berbagai bidang pelayanan dasar membutuhkan kesiapan pengurus, koordinasi lintas sektor, serta program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Hal tersebut disampaikan Andi Tenri Indah saat menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Penguatan Kapasitas Tim Pembina Posyandu Era Baru tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Gowa di Hotel Horison Makassar, Sabtu (31/10/2026).

PT-Vale

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 29–31 Oktober 2026, tersebut diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gowa.

Andi Tenri Indah menilai, keberadaan Posyandu saat ini memiliki tanggung jawab yang jauh lebih luas dibandingkan peran sebelumnya. Posyandu tidak sekadar menjadi tempat masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga diarahkan menjadi wadah pelayanan terpadu yang menjangkau kebutuhan dasar masyarakat.

“Posyandu saat ini memiliki peran yang semakin strategis. Posyandu tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan berbagai bidang pelayanan dasar,” jelasnya.

Sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, ia berharap perubahan tersebut dapat diikuti dengan peningkatan kapasitas para pengurus Posyandu. Pengetahuan yang diperoleh selama bimtek, kata dia, perlu diterjemahkan menjadi langkah nyata dalam penyelenggaraan pelayanan di wilayah masing-masing.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama antarsektor. Sebab, pelaksanaan Posyandu Era Baru membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar pelayanan yang diberikan dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Andi Tenri Indah menegaskan, keberhasilan Posyandu semestinya tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan yang terlaksana. Lebih dari itu, manfaat program harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga.

Karena itu, ia mendorong Tim Pembina Posyandu di seluruh tingkatan untuk menghadirkan pelayanan yang ramah, inklusif, responsif, dan mudah dijangkau masyarakat.

Ia turut meminta para peserta segera menindaklanjuti materi bimtek melalui penyusunan program kerja yang jelas, terarah, dan terukur. Dengan begitu, perubahan pola pelayanan Posyandu tidak berhenti pada pemahaman konsep, melainkan benar-benar diterapkan di lapangan.

Pada kesempatan tersebut, Andi Tenri Indah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, narasumber, fasilitator, serta seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Penutupan bimtek tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PMD Kabupaten Gowa, H. Syamhari Rasyid, bersama para Ketua Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Gowa. (*)