Gowa Bidik 54 Emas, Darmawangsyah Siapkan Bonus bagi Atlet Berprestasi
GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Sebanyak 54 medali emas menjadi sasaran yang ingin diwujudkan melalui keikutsertaan 551 anggota kontingen Kabupaten Gowa yang akan berlaga di Kabupaten Bone dan Wajo.
Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa keikutsertaan daerahnya dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut harus menjadi momentum pembuktian kualitas atlet lokal sekaligus menunjukkan hasil pembinaan olahraga yang selama ini berjalan.
Penegasan itu disampaikan saat melepas kontingen Kabupaten Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Jumat (06/11/2026).
Dari total 551 personel yang diberangkatkan, sebanyak 446 merupakan atlet, 55 pelatih, dan 50 official. Mereka dipersiapkan untuk memperjuangkan nama daerah dengan target perolehan 54 medali emas, 52 perak, dan 37 perunggu.
Darmawangsyah meminta seluruh atlet tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga memiliki kesiapan mental dalam menghadapi persaingan. Menurutnya, setiap daerah tentu datang dengan ambisi yang sama untuk meraih kemenangan sehingga diperlukan keyakinan dan semangat juang yang kuat.
“Hari ini kita mau lihat semangat. Kalian berangkat ke Bone dengan tantangan yang jauh lebih besar. Kita akan bertanding menghadapi orang-orang yang juga ingin juara. Karena itu, kita mau melihat semangat para atlet sekaligus menguatkan mental,”katanya.
Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan atlet, Pemkab Gowa juga menyiapkan bonus sebesar Rp30 juta untuk setiap atlet yang berhasil mempersembahkan medali emas.
Darmawangsyah berharap apresiasi tersebut dapat menjadi tambahan motivasi bagi seluruh atlet untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Gowa.
“Jika atlet Gowa mampu menunjukkan prestasi dan skill terbaik di Porprov 2026 di Bone dan Wajo, kita harapkan dan pastikan mereka bertanding untuk menjadi yang terbaik. Bonus akan kita berikan kepada atlet yang berprestasi, Rp30 juta untuk setiap medali emas,” ucapnya.
Di sisi lain, Bupati Gowa menekankan bahwa proses pembentukan kontingen harus mengedepankan kemampuan dan rekam jejak prestasi atlet. Ia tidak ingin ada kepentingan lain yang memengaruhi pemilihan atlet untuk mewakili Kabupaten Gowa.
“Saya tidak terima atlet titipan politik dan apa pun itu. Saya mau atlet yang berprestasi disini. Saya sangat berharap dan berdoa, alangkah bangganya saya saat membawa atlet Sulsel diisi oleh atlet dari Kabupaten Gowa,” ungkap Darmawangsyah.
Lebih jauh, ia menilai Porprov bukan hanya tempat mengejar medali, melainkan bagian dari proses menyiapkan atlet daerah agar mampu bersaing pada kompetisi dengan tingkatan lebih tinggi.
Karena itu, pembinaan atlet Gowa diharapkan tidak berhenti setelah pelaksanaan Porprov. Atlet yang menunjukkan kemampuan dan prestasi menonjol perlu dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Sulawesi Selatan pada ajang Pra-PON hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Saya persiapkan atlet untuk Pra-PON ke depan. Tahun depan kita bawa atlet Sulsel untuk Pekan Olahraga Nasional. Saya berharap ada atlet dari Gowa yang menjadi wakil Sulsel di ajang PON,” tuturnya.
Kepada seluruh anggota kontingen, Darmawangsyah juga menitipkan empat hal penting sebagai pedoman selama mengikuti pertandingan. Pertama, bertanding dengan penuh keyakinan dan mental juara serta percaya terhadap kemampuan diri dan hasil latihan.
Kedua, menjunjung tinggi sportivitas dengan menghormati lawan maupun keputusan wasit. Ketiga, menjaga kekompakan dan nama baik Kabupaten Gowa. Keempat, mengerahkan kemampuan secara maksimal serta tidak mudah menyerah menghadapi setiap tantangan.
“Kalian bukan sekadar peserta Porprov, tetapi duta dan pembawa kehormatan Kabupaten Gowa. Di setiap pertandingan ada doa orang tua, dukungan pelatih dan harapan seluruh masyarakat yang menyertai perjuangan kalian,” pesannya.
Sementara itu, Ketua KONI Gowa, Arifuddin Saeni, menjelaskan bahwa partisipasi Kabupaten Gowa dalam Porprov XVIII tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi atlet-atlet muda potensial untuk menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas olahraga daerah.
“Tujuan keikutsertaan kontingen Gowa adalah mengembangkan dan meningkatkan olahraga Kabupaten Gowa, memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda yang memiliki kemampuan, meningkatkan prestasi serta mengharumkan nama Gowa melalui olahraga,” jelasnya.
Ia menambahkan, persiapan kontingen telah dilakukan melalui koordinasi dengan seluruh cabang olahraga, pembinaan dan latihan atlet, hingga pemenuhan berbagai kebutuhan teknis, administrasi, serta akomodasi.
Pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri Ketua Tim Kontingen Gowa Porprov Sulsel 2026, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, para pimpinan SKPD, kepala bagian, camat selaku bapak angkat cabang olahraga, pimpinan perbankan, BUMN dan BUMD, pengurus KONI, ketua cabang olahraga, pelatih, official, serta seluruh atlet.
Melalui keikutsertaan ini, Pemkab Gowa berharap lahir prestasi yang tidak hanya mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi modal bagi pengembangan atlet-atlet potensial Gowa untuk bersaing di tingkat nasional. (*)