Masjid Bukan Sekadar Tempat Ibadah, Wabup Gowa Dorong Peran Pendidikan dan Sosial
GOWA, GOSULSEL.COM — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa masjid memiliki peran yang lebih luas dari sekadar tempat ibadah. Ia menilai, masjid juga harus menjadi pusat pendidikan serta kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara halal bihalal yang dirangkaikan dengan peresmian Masjid Baitul Iman Borongbilalang di Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sabtu (04/04/2026).
Menurutnya, pembangunan masjid merupakan bagian penting dalam mendukung visi daerah, yakni mewujudkan Gowa yang lebih maju dan berkelanjutan.
“Pembangunan masjid menjadi salah satu wujud nyata dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) berbasis nilai-nilai agama, serta penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan,” terangnya.
Darmawangsyah juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap kekompakan warga Desa Julubori yang berhasil membangun masjid yang kini tampak megah dan representatif. Ia menilai, keberadaan masjid yang nyaman sangat penting dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.
Ia mengenang kondisi masjid tersebut pada tahun 2004 yang masih sederhana dan hanya satu lantai. Saat itu, masyarakat telah menyampaikan harapan untuk melakukan renovasi.
“Saya masih ingat pada 2004 silam saat melaksanakan salat Jumat di masjid ini, kondisinya masih berlantai satu. Saat itu jamaah menyampaikan harapan untuk melakukan renovasi, dan Alhamdulillah hari ini kita bisa melihat masjid ini berdiri megah berkat kekompakan masyarakat serta dukungan berbagai pihak,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan masyarakat yang berhasil menghimpun dana sekitar Rp2 miliar untuk proses renovasi.
“Saya sebagai Wakil Bupati sangat bangga dengan kegigihan dan kekompakan masyarakat, khususnya pengurus pembangunan masjid ini. Kami mengucapkan selamat atas peresmian masjid ini, semoga menjadi berkah dan mempererat kerukunan umat di Desa Julubori,” tambahnya.
Lebih lanjut, Darmawangsyah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan dan pelayanan di Desa Julubori.
“Saya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang baik. Desa Julubori memiliki kekompakan yang luar biasa, dan saya berharap masjid ini dijaga serta dimakmurkan dengan berbagai kegiatan keagamaan,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Gowa berharap, keberadaan masjid ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan pendidikan, keagamaan, dan sosial demi mendukung terwujudnya masyarakat yang religius dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Pembangunan Masjid Baitul Iman Borongbilalang, Syamsuddin Daeng Rola, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk Wakil Bupati Gowa yang turut menjadi donatur.
“Alhamdulillah proses panjang pembangunan masjid ini akhirnya sampai pada tahap peresmian. Hal ini tidak terlepas dari peran Bapak Wakil Bupati Gowa yang turut menyumbangkan dana. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Julubori serta para donatur dari Kalimantan, Jakarta hingga Papua yang telah memberikan dukungan,” ungkap Syamsuddin.
Ia berharap para donatur mendapatkan keberkahan, dan masjid yang telah direnovasi ini dapat menjadi simbol persatuan serta kebanggaan masyarakat Desa Julubori dan Kecamatan Pallangga. (*)