Bupati Bulukumba Sambut 151 Siswa SMAS Islam Athirah dalam Kegiatan Field Trip
BULUKUMBA, GOSULSEL.COM – Sebanyak 151 siswa SMAS Islam Athirah Makassar kelas XI tiba di Kabupaten Bulukumba dalam rangka Field Trip Sains, Sosial, dan Religius pada Senin (27/4/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan sekolah yang bertujuan memperkaya wawasan siswa tentang pembangunan daerah, industri tradisional, serta nilai-nilai religius dan sosial.
Rombongan siswa yang didampingi oleh puluhan guru disambut hangat di Kantor Bupati Bulukumba. Bupati Bulukumba, H. Andi Muchtar Ali Yusuf secara pribadi memberikan sambutan dan penjelasan mendalam tentang berbagai program unggulan kabupaten. “Bulukumba bukan hanya dikenal sebagai Negeri Phinisi, tapi juga sebagai daerah yang terus berkembang di sektor pariwisata, pertanian, dan industri berbasis sumber daya alam,” ujarnya.
Dalam sesi yang berlangsung selama satu setengah jam, Bupati menekankan penguatan karakter religius dan sosial di tengah kemajuan pembangunan. Beliau berbagi cerita tentang upaya pemerintah daerah dalam melestarikan tradisi bahari Phinisi sambil mendukung ekonomi hijau melalui perkebunan karet.
“Kalian sebagai generasi muda harus menjadi pelopor dalam menjaga harmoni antara sains, sosial, dan agama. Bulukumba adalah contoh bagaimana nilai-nilai Islam dapat diintegrasikan dengan inovasi modern,” tambahnya.
Field trip ini bukan sekadar wisata, melainkan pembelajaran terintegrasi beberapa mata pelajaran, antara lain Ekonomi, Sejarah, Fisika, Seni Budaya, dan Kimia.
“Kegiatan ini dirancang untuk mengasah kemampuan berfikir dan wawasan siswa melalui observasi langsung yang terintegrasi dalam beberapa mapel” ungkap Kepala SMAS Islam Athirah, Tawakkal Kahar saat pelepasan rombongan Field Trip di lapangan Sekolah Islam Athirah, Senin (27/4/2026).
Agenda hari pertama berakhir dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana siswa antusias bertanya tentang tantangan lingkungan di Bulukumba, seperti pengelolaan sampah di objek wisata pantai dan pelestarian hutan karet.
Esok hari, rombongan akan melanjutkan kunjungan ke Kantor DPRD Bulukumba untuk mempelajari proses legislasi daerah dan peran wakil rakyat dalam pembangunan. Selanjutnya, mereka menuju pusat pembuatan kapal Phinisi di Tana Beru, di mana siswa dapat menyaksikan langsung proses pembuatan kapal layar tradisional yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia.
Puncak kegiatan adalah kunjungan ke Pabrik Karet PT London Sumatra Indonesia (Lonsum) di Kayu Toli, di mana siswa akan belajar tentang rantai pasok karet dari penanaman hingga pengolahan.
“Ini kesempatan emas bagi siswa untuk melihat aplikasi sains dalam industri nyata, sekaligus memahami etika kerja dan tanggung jawab sosial perusahaan,” jelas Wakasek Bidang Kurikulum, B.J Gunawan.
Field trip ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan, tapi juga membangun jiwa kepemimpinan dan rasa syukur siswa terhadap kekayaan Nusantara. SMAS Islam Athirah terus berkomitmen menciptakan pembelajaran inovatif yang selaras dengan visi pendidikan berkarakter religius dan berbasis teknologi. (*)