Laba Bersih Melonjak 32%, PT Vale Siap Tebar Dividen US$45,6 Juta
JAKARTA, GOSULSEL.COM – Perusahaan tambang nikel terintegrasi dan berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”; Kode Saham: INCO), menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) dengan format hybrid — secara fisik di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Lantai 2, Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta 12190, Selasa (2/6). Kegiatan tersebut juga dilaksanakan secara virtual melalui platform eASY.KSEI milik PT Kustodian Sentral Efek Indonesia — sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 15/POJK.04/2020 dan Peraturan OJK Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan RUPS secara Elektronik. Para pemegang saham menyetujui seluruh enam mata acara yang diajukan, menegaskan kembali disiplin keuangan Perseroan, komitmen terhadap pertumbuhan jangka panjang, dan postur tata kelola yang kuat di tengah dinamika harga nikel global yang menantang.
Sepanjang tahun 2025, PT Vale menunjukkan ketahanan operasional yang solid dengan berhasil membukukan peningkatan laba bersih sebesar 32% menjadi AS$76 juta, didukung oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 4% menjadi AS$990 juta, EBITDA sebesar AS$228 juta, dan unit cash cost of sales nikel matte yang relatif terjaga.
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tersebut, para pemegang saham menyetujui total dividen tunai sebesar AS$45.638.211, mewakili rasio pembayaran sebesar 60% dari laba bersih tahun buku 2025 yang akan didistribusikan kepada pemegang saham yang terdaftar pada tanggal pencatatan 12 Juni 2026, dengan tanggal pembayaran 26 Juni 2026. Sisa keuntungan bersih Perseroan akan kemudian dicatat sebagai Laba yang Tertahan untuk mendukung perkembangan Perseroan.
Dari sisi tata kelola, RUPST menerima pengunduran diri Emily Olson sebagai Wakil Presiden Komisaris dan Christopher McCleave sebagai Komisaris, serta menyampaikan apresiasi atas kontribusi keduanya selama masa jabatan masing-masing. Sebagai penggantinya, para pemegang saham menyetujui pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris, Patricia Renee Pegues sebagai Komisaris, dan Adam MacMillan sebagai Komisaris. Perubahan komposisi pengurus ini mencerminkan komitmen PT Vale untuk memperkuat fondasi kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan industri mineral kritis yang semakin dinamis, sekaligus memastikan kesinambungan transformasi dan pengembangan proyek-proyek strategis Perseroan.
Dengan pengangkatan ini, susunan lengkap Direksi dan Dewan Komisaris PT Vale adalah sebagai berikut:
Direksi:
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer : Bernardus Irmanto
Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer: Abu Ashar
Direktur dan Chief Human Capital Officer : Heriyanto Agung Putra
Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer: Budiawansyah
Direktur dan Chief Financial Officer : Rizky Andhika Putra
Direktur dan Chief Project Officer : Muhammad Asril
Direktur dan Chief Strategy and Technical Officer : Slamet Sugiharto
Dewan Komisaris:
Presiden Komisaris : F.S. Multhazar
Wakil Presiden Komisaris : Kristina Gauthier
Komisaris : Patricia Renee Pegues
Komisaris : Adam MacMillan
Komisaris : M. Jasman Panjaitan
Komisaris : Katherina Anggela Oendun
Komisaris : Shiro Imai
Komisaris Independen : Rudiantara
Komisaris Independen : Retno Marsudi
Komisaris Independen : Marita Alisjahbana
PT Vale akan mematuhi seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku terkait perubahan susunan Dewan Komisaris.
Selain itu, sesuai dengan praktik Perseroan di masa lalu, Perseroan mengusulkan menyetujui pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris, dengan terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari Komite Tata Kelola, Nominasi dan Remunerasi Perseroan, untuk menetapkan honorarium Tahun Buku 2026 dan kebijakan terkait penghasilan lain selain honorarium Tahun Buku 2025, bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan; serta gaji dan tunjangan Tahun Buku 2026 bagi anggota Direksi. (*)