#TRENDING
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, saat memberikan arahan dalam pelepasan keberangkatan rombongan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gowa yang akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (17/6/2026)/FOTO: Instagram @pemkab.gowa

Sekda Gowa Lepas Kontingen KTNA ke PENAS XVII Gorontalo, Dorong Promosi Produk Unggulan Daerah

Wednesday, 17 June 2026 | 22:15 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, secara resmi melepas keberangkatan rombongan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gowa yang akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo.

Prosesi pelepasan berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (17/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekda Gowa menegaskan pentingnya memanfaatkan ajang nasional itu sebagai sarana memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada masyarakat luas.

Andy Azis meminta seluruh peserta dari Kabupaten Gowa aktif mempromosikan berbagai hasil unggulan sektor pertanian dan perikanan air tawar yang menjadi kebanggaan daerah.

PT-Vale

”Ekspo nanti harus kita manfaatkan secara maksimal. Perlihatkan apa yang menjadi keunggulan hasil bumi Kabupaten Gowa, baik dari sektor pertanian maupun perikanan air tawar. Ini momentum besar untuk mengharumkan nama daerah,” tegas Andy Azis.

Menurutnya, PENAS XVII tidak hanya menjadi tempat memamerkan produk daerah, tetapi juga forum strategis bagi petani dan nelayan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan serta tantangan yang dihadapi di lapangan.

Ia berharap delegasi KTNA Kabupaten Gowa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyuarakan aspirasi yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan.

“Penas ini adalah ajang diskusi dan menyampaikan aspirasi kita. Jika kita kekurangan pupuk, butuh tambahan alat dan mesin pertanian (alsintan), atau fasilitas penunjang lainnya untuk meningkatkan produktivitas, di sinilah tempatnya kita bersuara,” jelasnya.

Sekda Gowa juga menekankan bahwa setiap usulan maupun persoalan yang disampaikan harus didukung data yang valid dan akurat. Dengan demikian, aspirasi yang dibawa dapat dipertanggungjawabkan serta lebih mudah ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.

Selain itu, ia mendorong peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana belajar dengan menyerap berbagai informasi, inovasi teknologi, serta praktik terbaik dari daerah lain yang dapat diterapkan di Kabupaten Gowa.

Andy Azis turut mengingatkan seluruh anggota kontingen agar menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik Kabupaten Gowa selama mengikuti rangkaian kegiatan PENAS XVII.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Zubair Usman, menyampaikan bahwa Kabupaten Gowa mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk mengikuti kegiatan nasional tersebut, termasuk membawa sejumlah produk unggulan daerah.

”Total ada 43 orang dari kelompok tani dan nelayan berprestasi yang berangkat mewakili Kabupaten Gowa. Kegiatan ini akan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026, dan rencananya pembukaan akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto,” ungkap Zubair.

Melalui keikutsertaan dalam PENAS XVII, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap promosi potensi daerah semakin luas sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pertanian dan perikanan yang lebih maju dan berdaya saing. (*)