#TRENDING

Penuhi Kebutuhan Masyarakat Soppeng, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Optimalkan Penyaluran LPG 3 Kg

Tuesday, 21 July 2026 | 09:19 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

SOPPENG, GOSULSEL.COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menanggapi pemberitaan mengenai kebutuhan LPG 3 Kg di Kabupaten Soppeng yang disebut berdampak terhadap aktivitas pertanian, khususnya di Kecamatan Marioriawa. Pertamina memastikan penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Soppeng saat ini tetap berjalan sesuai pola distribusi yang telah ditetapkan dan terus dimonitor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sales Branch Manager Sulselbar VII Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mulian Pratama, mengatakan rata-rata penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Soppeng mencapai 10.661 tabung per hari dan hingga saat ini distribusi dari agen ke pangkalan berlangsung normal.

“Penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Soppeng berjalan lancar sesuai jadwal distribusi. Pertamina terus melakukan pemantauan bersama agen dan pangkalan untuk memastikan pasokan tersedia dan dapat disalurkan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Mulian.

PT-Vale

Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, meningkatnya kebutuhan LPG 3 Kg dipengaruhi oleh kondisi cuaca di mana sebagian wilayah Kabupaten Soppeng telah mengalami periode tanpa hujan selama sekitar satu bulan. Kondisi tersebut mendorong peningkatan penggunaan LPG untuk mendukung kebutuhan irigasi lahan pertanian.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah melakukan monitoring secara intensif sekaligus mengoptimalkan penyaluran LPG 3 Kg di sejumlah wilayah dengan kebutuhan yang meningkat, khususnya di Kecamatan Marioriawa, Ganra, Donri-Donri, dan Marioriwawo. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketersediaan stok di lapangan sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, agen, pangkalan, Hiswana Migas, serta pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga kelancaran distribusi LPG bersubsidi di wilayah Sulawesi.

“Pertamina terus memantau dinamika kebutuhan energi di setiap daerah agar distribusi LPG 3 Kg dapat menyesuaikan kondisi di lapangan. Koordinasi dengan seluruh mata rantai distribusi juga terus diperkuat sehingga penyaluran kepada masyarakat berlangsung lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Lilik.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk memperoleh LPG 3 Kg di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah. Apabila masyarakat menemukan kendala layanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran LPG bersubsidi, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku bersama pihak terkait. (*)