Wabup Darmawangsyah: Paskibra Bukan Sekadar Lomba, tapi Bekal Masa Depan
GOWA, GOSULSEL.COM — Sebanyak 21 kontingen dari tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se-Sulawesi Selatan ambil bagian dalam lomba Paskibra “The Greatest Chapter 5” yang digelar Pengurus Paskibra Unit 201 UPT SMK Negeri 1 Gowa.
Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Bajeng, Kecamatan Bajeng, Minggu (20/09/2026), tersebut dibuka secara resmi Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Tidak hanya melihat kemampuan peserta dalam baris-berbaris, Darmawangsyah menyebut lomba Paskibra sebagai bagian dari proses pembentukan karakter pelajar.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar disiplin, bertanggung jawab, bekerja dalam tim, sekaligus mengembangkan jiwa kepemimpinan dan sportivitas.
“Kegiatan tahunan ini sangat baik. Kita berharap tahun mendatang akan lebih baik lagi. Saya ucapkan selamat bertanding kepada anak-anakku semua. Semoga di momen ini kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran yang maksimal dari kegiatan ini,” sebut Darmawangsyah.
Ia mengatakan, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut merupakan kesempatan yang tidak hanya berkaitan dengan perlombaan. Para pelajar dapat bertemu dengan siswa dari berbagai sekolah, bertukar pengalaman, membangun hubungan dan mengambil pelajaran dari satu sama lain.
Darmawangsyah pun mengingatkan peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Menurutnya, pengalaman selama mengikuti kompetisi justru dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.
“Jadikan momen ini sebagai pijakan hidup yang jauh lebih baik ke depannya. Di pundak kalian kami menitipkan masa depan daerah dan bangsa,” harapnya.
Kegiatan The Greatest Chapter tahun ini menjadi pelaksanaan kelima yang digelar Paskibra Unit 201 UPT SMK Negeri 1 Gowa.
Kepala UPT SMK Negeri 1 Gowa, Muchlis Jufri, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga agenda tahunan tersebut kembali terlaksana. Ia juga menjelaskan adanya perubahan lokasi pelaksanaan dari rencana awal.
“Alhamdulillah kita bisa berkesempatan hadir di tempat ini untuk bersilaturahmi bersama. Kami juga memohon maaf, sedianya kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Gowa, namun kemudian kami pindahkan ke SMP Negeri 1 Bajeng,” ungkapnya.
Muchlis menyebut antusiasme Paskibra sekolah di Sulawesi Selatan terhadap kegiatan tersebut tetap tinggi. Pada The Greatest Chapter 5, terdapat 21 kontingen yang mengikuti perlombaan, dengan rincian sembilan kontingen tingkat SMA dan 12 kontingen tingkat SMP.
Ia berharap pertemuan antarpelajar tersebut dapat menjadi ruang untuk membangun hubungan yang lebih baik antarsekolah. Peserta juga diminta menerima hasil pertandingan dengan lapang dan tetap menjaga sportivitas.
“Kami harapkan dalam kebersamaan ini tetap menjaga kekompakan dalam kegiatan silaturahmi antarsekolah dan tetap menjaga sportivitas. Jangan kecewa jika dalam lomba ada yang kalah, karena setiap kompetisi pasti ada yang menang dan kalah,” harapnya.
Hal senada disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Gowa, Firdaus. Menurutnya, banyaknya pelajar yang terlibat menunjukkan kegiatan Paskibra masih menjadi salah satu ruang yang diminati untuk mengembangkan kemampuan nonakademik.
Ia menilai pembinaan karakter dan kepemimpinan perlu berjalan seiring dengan pendidikan akademik. Hal tersebut penting karena para pelajar saat ini merupakan bagian dari generasi yang akan mengisi perjalanan Indonesia menuju 2045.
“Para calon pemimpin masa depan ada di tangan anak-anakku sekalian. Tahun 2045 adalah tahun Indonesia Emas. Anak-anakku yang memulai ini dengan membekali diri. Siapkan sikap kepemimpinan yang intelektual, emosional dan spiritual. Jika ketiga ranah tersebut dikuasai, insyaallah dapat menjadi pemimpin masa depan bagi daerah dan bangsa kita. Harapan kami ada di pundak kalian semua,” ujar Firdaus.
The Greatest Chapter 5 pun tidak hanya menjadi ajang menentukan pemenang lomba. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk melatih kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, kekompakan dan kemampuan memimpin.
Pertemuan peserta dari berbagai sekolah juga membuka ruang bagi mereka untuk memperluas pengalaman dan jejaring dalam suasana kompetisi yang sehat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Gowa Dapil 6 Bajeng Nasruddin Daeng Sitakka, Camat Bajeng H. Achmad Rajab, Kepala SMP Negeri 1 Bajeng Suriani, para pembina Unit 201A SMK Negeri 1 Gowa, para ketua jurusan, guru dan staf SMK Negeri 1 Gowa serta SMP Negeri 1 Bajeng, para Purna Paskibraka Unit 201 SMK Negeri 1 Gowa dan seluruh peserta The Greatest Chapter 5. (*)