Pemprov Sulsel Kembali Salurkan Beasiswa Yatim, Pendaftaran Dibuka hingga 20 November
MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pemerataan kesempatan pendidikan melalui berbagai program bantuan bagi masyarakat. Salah satunya dengan kembali menghadirkan Program Beasiswa Yatim dan/atau Piatu Tahun Anggaran 2026 yang menyasar siswa dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Program yang dihadirkan di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak yang kehilangan ayah, ibu, maupun kedua orang tuanya.
Melalui kebijakan tersebut, Pemprov Sulsel ingin memastikan latar belakang dan keterbatasan kondisi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan serta mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan beasiswa ini merupakan kesempatan bagi anak-anak yatim dan piatu untuk memperoleh dukungan dalam menempuh pendidikan.
“Alhamdulillah melalui program ini, kami memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak yatim dan piatu untuk mendapatkan dukungan pendidikan,” kata Andi Sudirman dalam keterangannya, Rabu (04/11/2026).
Program beasiswa ini mencakup siswa SD, SMP, SMA, serta jenjang pendidikan sederajat yang berada di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Pemprov Sulsel menyediakan dua skema bantuan untuk menjangkau calon penerima dengan latar belakang dan kebutuhan berbeda.
Pertama, Beasiswa Umum yang diperuntukkan bagi anak-anak yatim dan/atau piatu dengan capaian prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Kedua, Beasiswa Khusus yang menyasar anak-anak yatim dan/atau piatu dari keluarga kurang mampu. Skema ini menjadi bentuk perhatian pemerintah agar keterbatasan ekonomi tidak semakin membatasi kesempatan anak dalam mengakses pendidikan.
Pendaftaran program tersebut dilaksanakan secara daring mulai 3 hingga 20 November 2026 melalui laman resmi beasiswa.sulselprov.go.id.
Gubernur Andi Sudirman menegaskan, seluruh proses pendaftaran beasiswa tidak dipungut biaya. Masyarakat yang memenuhi kriteria diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memperhatikan jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pemerataan pendidikan harus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi seluruh anak, termasuk mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan lebih.
“Pemerintah Provinsi senantiasa meghadirkan pendidikan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan memberikan kesempatan bagi setiap anak-anak Sulawesi Selatan untuk meraih masa depan lebih baik menuju Indonesia emas 2045,” jelasnya.
Melalui program ini, Pemprov Sulsel berharap semakin banyak anak yatim dan piatu yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan prestasi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang berkualitas. (*)