Pertamina Lubricants Dukung Bengkel Difabel PerDIK di Maros, Dorong Kemandirian Ekonomi Inklusif

Monday, 09 February 2026 | 19:45 Wita - Editor: A Nita Purnama -

MAROS, GOSULSEL.COM — PT Pertamina Lubricants (PTPL) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat inklusif melalui Program Pertamina Sahabat Difabel. Kali ini, PTPL menyalurkan bantuan perlengkapan bengkel kepada Bengkel Difabel PerDIK (Pergerakan Difabel Indonesia) yang berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (07/02/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pengaktifan kembali operasional bengkel yang sebelumnya sempat tidak berjalan akibat keterbatasan sarana dan prasarana. Selain itu, dukungan ini diharapkan dapat membuka kembali peluang usaha dan penghasilan bagi para penyandang difabel binaan PerDIK.

“Program ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa pemberdayaan komunitas difabel ini memiliki potensi besar sebagai ruang kewirausahaan inklusif, dan kami berharap dapat terciptanya ruang yang inklusif dan berkelanjutan bagi para penyandang difabel,” ujar Sales Region Manager VII PT Pertamina Lubricants, Indra Yudanto.

PT-Vale

Program Pertamina Sahabat Difabel merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Lubricants. Program ini berfokus pada pelatihan pengembangan bakat dan keterampilan bagi kelompok difabel dan berkebutuhan khusus, sekaligus mendorong pemberdayaan usaha bersama untuk mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis kewirausahaan inklusif.

Direktur Bengkel Difabel PerDIK, Ridawn M. Daeng Maliq, mengatakan bahwa keberadaan bengkel difabel tidak hanya berfungsi sebagai tempat usaha, tetapi juga menjadi sarana untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

“Kami ingin bengkel ini dilihat sebagai tempat kerja yang profesional. Dukungan seperti ini memberi akses dan kepercayaan bagi teman-teman difabel untuk menunjukkan bahwa mereka bisa berkontribusi secara nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.


Kegiatan ini dilaksanakan oleh PT Pertamina Lubricants Sales Region VII dan dihadiri Community Development Officer (CDO) PT Pertamina Lubricants SR VII, Dwiki Wijaya Fathurrahman dan Fahrel Fahrezi Lufini, bersama perwakilan pengurus PerDIK, pengelola bengkel, serta para penyandang difabel penerima manfaat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan dialog singkat bersama pengurus PerDIK, kemudian dilanjutkan dengan serah terima bantuan secara simbolis, penandatanganan berita acara, dan dokumentasi kegiatan.

Melalui kolaborasi ini, PT Pertamina Lubricants berharap Bengkel Difabel PerDIK dapat kembali beroperasi secara optimal dan menjadi contoh praktik baik pemberdayaan difabel di sektor otomotif. Ke depan, kerja sama serupa juga diharapkan dapat diperluas dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.(*)