Sekda Sulsel Dorong Seleksi Terbuka JPT Gowa Berbasis Merit dan Kinerja
GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menegaskan komitmennya mendorong sistem birokrasi yang profesional dan berbasis merit di Kabupaten Gowa.
Sebagai Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel), Jufri Rahman memimpin langsung tahapan wawancara akhir seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. Kegiatan ini berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (02/03/2026).
Dalam proses tersebut, ia didampingi tiga penguji lainnya, yakni Sekda Gowa Andy Azis Peter, Direktur Politeknik STIA LAN Makassar Sulaeman Fattah, serta akademisi STIA LAN Makassar Alam Tauhid Syukur. Sebanyak 10 peserta mengikuti tahap akhir seleksi untuk mengisi enam jabatan eselon II.
Adapun posisi yang diperebutkan meliputi Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, serta Direktur RSUD Syekh Yusuf.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan seleksi.
“Hari ini momentum bulan Suci Ramadan, mari melaksanakan seleksi ini dengan bersih, penuh kejujuran. Apa yang dilakukan adalah bagian bentuk ibadah kepada Allah,” katanya.
“Saya ingin pejabat dari sini, sudah siap bekerja dengan pola dan cara Bupati dan Wakil Bupati untuk menyelesaikan persoalan pelayanan dan persoalan dasar di Pemda Gowa,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya energi, kreativitas, dan inovasi dalam kepemimpinan birokrasi.
“Mari jadikan Gowa menjadi Kabupaten yang maju dan (semoga) masyarakat kita akan sejahtera,” pungkasnya.
Sementara itu, Jufri Rahman menegaskan, materi wawancara difokuskan pada pemahaman peserta terhadap visi dan misi kepala daerah, sekaligus kemampuan merumuskan solusi konkret atas berbagai persoalan daerah.
“Dibutuhkan orang yang tahu persoalan, jadi ketahui masalahnya, untuk dipelajari menjadi, dan bisa tahu apa solusinya. Termasuk rencana aksi yang akan dilakukan para peserta (seleksi terbuka),” ujarnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa Pemprov Sulsel telah menerapkan Sistem Manajemen Talenta ASN berbasis meritokrasi dan digital. Sistem tersebut menggunakan pendekatan nine box talent management untuk memetakan aparatur berdasarkan potensi dan kinerja, serta telah terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Melalui forum ini, Sekda Sulsel mendorong Pemkab Gowa segera mengadopsi sistem serupa. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pengisian jabatan dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis kinerja, sekaligus meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara di daerah. (*)