Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang saat menyalurkan paket lebaran, di Kantor Bupati Gowa, Rabu (11/03/2026)/FOTO: Instagram @pemkab.gowa

Bupati Gowa Pastikan Gaji Outsourcing Cair, 716 Orang Terima Paket Lebaran

Thursday, 12 March 2026 | 18:52 Wita - Editor: A Nita Purnama - Reporter: Sri Wahyuni

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa menyalurkan paket Lebaran kepada 716 tenaga outsourcing yang bertugas di berbagai perangkat daerah. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, di Kantor Bupati Gowa, Rabu (11/03/2026).

Penyaluran paket Lebaran ini menjadi bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah daerah kepada para tenaga outsourcing yang selama ini berperan mendukung pelayanan pemerintahan, mulai dari tenaga kebersihan, keamanan, petugas masjid, hingga personel pemadam kebakaran dan Satpol PP.  

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mengatakan bantuan tersebut bukan sekadar pemberian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat.

PT-Vale

“Ini bukan hanya sekadar memberi, tetapi bagaimana kita mengajarkan untuk saling berbagi kepada masyarakat, khususnya kepada mereka yang telah memberikan kontribusi jasa kepada pemerintah daerah,” ujarnya.  

Ia menegaskan, meskipun pemerintah daerah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran, perhatian terhadap para tenaga outsourcing tetap menjadi prioritas. Bantuan paket Lebaran ini bersumber dari partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Gowa yang menyalurkan infak dan sedekah melalui Baznas Gowa.

“Ini adalah partisipasi dari seluruh ASN yang dihimpun oleh Baznas. Dari infak dan sedekah para ASN tersebut kemudian disalurkan kembali kepada tenaga outsourcing kita pada beberapa SKPD,” jelasnya.  

Selain penyaluran bantuan, Bupati Husniah juga memastikan bahwa gaji para tenaga outsourcing yang sempat tertunda akan segera dibayarkan dalam waktu dekat.

“Insya Allah gajinya minggu ini sudah terbayarkan. Ini hanya proses pencatatan di awal tahun yang memerlukan waktu. Bukan hak saya menahan gaji, tetapi memang ada proses yang harus dilalui saat awal tahun,” katanya.  

Ia juga mengajak seluruh tenaga outsourcing untuk terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan demi kemajuan daerah.

“Ayo kita sama-sama memajukan daerah dengan berkontribusi di bidang masing-masing. Gowa bisa menjadi daerah yang cantik, bersih, aman dan nyaman karena keikhlasan kita semua dalam bekerja dan mengabdi kepada daerah,” tuturnya.  

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Gowa, Mardani, menyampaikan bahwa paket Lebaran tersebut diberikan kepada 716 tenaga outsourcing yang tersebar di berbagai perangkat daerah.

Menurutnya, paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras 5 kilogram, mi instan, susu, gula, minyak goreng, dan teh yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima menjelang Hari Raya Idulfitri.

Salah satu penerima bantuan, Saldi yang merupakan petugas kebersihan di Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah tersebut.

“Terima kasih atas paket Lebaran yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat membantu kami dan keluarga,” ucapnya.

Penyerahan paket Lebaran ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Ketua Baznas Gowa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkab Gowa. (*)


Tags: