Harkitnas ke-118, Bupati Gowa Ajak ASN Perkuat Persatuan dan Semangat Kebangsaan di Era Digital
GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional tingkat Kabupaten Gowa. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (20/5), dengan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Bupati Gowa menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan, kebersamaan, serta memperkuat rasa cinta tanah air, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika zaman.
“Melalui momentum ini saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ASN untuk menjaga kedaulatan bangsa, menjaga kebersamaan, menjaga solidaritas dan kekompakan. Ini bukan sekadar Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, tetapi bagaimana kita sama-sama memperkuat semangat kebangsaan, cinta tanah air dan juga mendoakan para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Talenrang menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini telah berubah. Jika dahulu perjuangan dilakukan secara fisik, kini tantangan hadir dalam bentuk perkembangan teknologi dan perubahan pola pikir masyarakat.
“Kita tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata, tetapi berjuang menghadapi digitalisasi dan berbagai hal yang memporak-porandakan cara pandang dan cara berpikir masyarakat kita. Melalui semangat Gowa Bersama, mari menjaga kedaulatan bangsa untuk kepentingan bangsa dan negara,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gowa juga membacakan sambutan seragam Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan perjalanan bangsa sekaligus memperkuat komitmen menghadapi tantangan masa depan.
“Tema ini merepresentasikan untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa dan juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar,” ujarnya.
Selain itu, disampaikan pula bahwa visi kemandirian bangsa terus diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Kita melihat Program Makan Bergizi Gratis kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan,” tambahnya.
Pemerintah juga terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program di sektor pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi rakyat, termasuk melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dalam momentum tersebut, Bupati Gowa turut mengingatkan pentingnya kedisiplinan ASN, khususnya dalam mengikuti setiap agenda pemerintahan sebagai bagian dari tanggung jawab sebagai pelayan publik.
Usai pelaksanaan upacara, Bupati Gowa bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, serta para pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa melanjutkan rangkaian kegiatan dengan melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Sultan Hasanuddin sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. (*)