#TRENDING

Prof La Ode Husen: Pemimpin PPS UMI Wajib Hidupkan Nilai 4I dalam Setiap Pengabdian

Monday, 06 July 2026 | 20:41 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (PPS UMI) menegaskan komitmennya dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas melalui penerapan Konsep 4I, yaitu Iman, Ilmu, Ikhlas, dan Ihsan, sebagai nilai dasar yang wajib diimplementasikan oleh seluruh pimpinan di lingkungan Pascasarjana UMI.

Penegasan tersebut disampaikan dalam rangkaian Serah Terima Amanah dan Lepas Sambut Ketua Program Studi yang berlangsung di lingkungan PPS UMI. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi penguatan nilai-nilai kepemimpinan Islami dalam menjalankan amanah akademik.

Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor UMI oleh Asisten Direktur I PPS UMI, Prof. Dr. Ir. Andi Tamsil, MS, yang disaksikan pimpinan Yayasan Wakaf UMI, jajaran rektorat, serta sivitas akademika Program Pascasarjana UMI.

PT-Vale

Pada kesempatan tersebut, amanah kepemimpinan diserahkan kepada Prof. Dr. Hasbuddin Khalid, SH., MH. sebagai Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum, Dr. Tenriwaru, SE., M.Si., Ak. sebagai Pelaksana Tugas Ketua Program Studi Doktor Ilmu Akuntansi, Hj. Nurfadillah Mappaselleng, SH., MH., Ph.D. sebagai Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum, serta Prof. Dr. Askari Razak, SH., MH. sebagai Ketua Program Studi Kenotariatan.

Direktur PPS UMI, Prof. Dr. H. La Ode Husen, SH., MH., menegaskan bahwa jabatan di lingkungan Pascasarjana UMI tidak dimaknai sebagai posisi struktural semata, melainkan sebagai amanah yang mengandung tanggung jawab moral, akademik, dan spiritual.

Menurutnya, setiap pemimpin wajib menjadikan Konsep 4I sebagai pedoman dalam setiap kebijakan dan pengabdian kepada institusi.

“Amanah ini wajib dipertanggungjawabkan. Amanah bisa hilang kapan saja. Kalau bukan kita yang meninggalkan amanah, maka amanah yang akan meninggalkan kita,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa Iman menjadi landasan spiritual dalam setiap pengambilan keputusan sehingga seluruh kebijakan selalu berorientasi pada nilai-nilai keislaman. Ilmu menjadi dasar dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selanjutnya, Ikhlas menjadi ruh pengabdian, di mana setiap tugas dijalankan tanpa mengedepankan kepentingan pribadi, melainkan semata-mata untuk kemajuan institusi. Adapun Ihsan diwujudkan melalui semangat memberikan pelayanan terbaik, bekerja secara profesional, serta terus melakukan perbaikan dan inovasi demi meningkatkan kualitas Pascasarjana UMI.

“Empat nilai ini bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi karakter setiap pemimpin di PPS UMI. Dengan iman kita menjaga integritas, dengan ilmu kita membangun kualitas akademik, dengan ikhlas kita mengabdi, dan dengan ihsan kita memberikan pelayanan terbaik kepada institusi dan masyarakat,”* ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMI yang diwakili Wakil Rektor I, Prof. Dr. Ir. H. Dirgahayu A. Lantara, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., mengingatkan bahwa setiap amanah merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan ikhtiar terbaik.

“Keberhasilan ataupun belum tercapainya suatu tugas merupakan ketetapan Allah SWT. Namun, setiap amanah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi institusi,” tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA., mengajak seluruh sivitas akademika untuk memaknai setiap pergantian kepemimpinan sebagai bagian dari ketetapan Allah SWT yang harus diterima dengan lapang dada dan dijalankan dengan penuh keikhlasan.

“Kalau kita berpegang teguh terhadap ketetapan Allah, insya Allah kita tidak akan kecewa. Jabatan apa pun yang kita peroleh adalah ketetapan Allah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Melalui penguatan Konsep 4I, Program Pascasarjana UMI berharap mampu melahirkan kepemimpinan akademik yang tidak hanya unggul dalam tata kelola dan prestasi, tetapi juga berkarakter Islami, berintegritas, serta mampu membawa Pascasarjana UMI semakin maju, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan menjadikan Iman, Ilmu, Ikhlas, dan Ihsan sebagai budaya kerja, PPS UMI optimistis dapat terus memperkuat kualitas pendidikan pascasarjana sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kemajuan umat, dan pembangunan bangsa. (*)