#TRENDING
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, saat membuka kegiatan Edukasi dan Pelatihan Pemenuhan Pangan Keluarga di Hotel Best Western Makassar, Sabtu (19/09/2026)/FOTO: Instagram @pkkgowa

TP PKK Gowa Siapkan Gerakan Pangan Mandiri, Pekarangan Rumah Jadi Andalan

Sunday, 20 September 2026 | 22:10 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gowa mendorong keluarga agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Salah satu langkah yang disiapkan ialah mengoptimalkan pekarangan rumah untuk menanam bahan pangan sekaligus mengurangi pengeluaran belanja keluarga.

Upaya tersebut diwujudkan melalui tiga gerakan yang diperkenalkan TP PKK Gowa melalui Kelompok Kerja (Pokja) III dalam kegiatan Edukasi dan Pelatihan Pemenuhan Pangan Keluarga di Hotel Best Western Makassar, Sabtu (19/09/2026).

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, mengatakan keterlibatan kader PKK sangat penting untuk mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan. Menurutnya, keluarga perlu memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan tempat tinggal agar tidak sepenuhnya bergantung pada bahan pangan yang dibeli di pasar.

PT-Vale

“Sekarang semua harga naik. Kalau kita hanya mengandalkan beli di pasar, ekonomi keluarga akan berat. Solusinya adalah memanfaatkan pekarangan untuk ditanami sehingga bisa mengurangi pengeluaran rumah tangga,” ujar Andi Tenri Indah saat membuka kegiatan.

Ia meminta seluruh Ketua TP PKK kecamatan mengambil peran aktif dengan mendatangi masyarakat dan memberikan pendampingan, terutama kepada keluarga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Tiga gerakan yang menjadi perhatian TP PKK Gowa meliputi penanaman lima jenis tanaman pangan, penerapan pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), serta pengolahan pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Pada gerakan pertama, masyarakat didorong menanam cabai, kangkung, bayam, jahe, dan serai di pekarangan rumah. Kelima jenis tanaman tersebut diharapkan menjadi bagian dari konsep Warung Hidup, sehingga keluarga dapat memetik langsung bahan pangan yang dibutuhkan tanpa selalu membelinya.

Selain pemanfaatan lahan, TP PKK Gowa juga mengarahkan perhatian pada kualitas makanan yang dikonsumsi keluarga. Melalui gerakan B2SA, masyarakat akan mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menyajikan makanan dengan kandungan gizi yang beragam dan seimbang.

Edukasi tersebut turut menyasar ibu hamil dan menyusui sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan gizi keluarga dan pencegahan stunting. Penerapan konsep Isi Piringku menjadi salah satu materi yang ditekankan, dengan memperhatikan kebutuhan karbohidrat, protein, sayur, dan buah dalam menu sehari-hari.

Gerakan ketiga berfokus pada pengolahan pangan lokal. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjual hasil pertanian dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Melalui ketiga gerakan tersebut, TP PKK Gowa ingin mendorong ketahanan pangan dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga. Pemanfaatan pekarangan, perbaikan pola konsumsi, dan pengembangan produk pangan lokal diharapkan dapat berjalan beriringan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Andi Tenri Indah menargetkan seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa memiliki kebun PKK dan demplot Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dalam waktu satu bulan. Ia juga berencana turun langsung ke kecamatan untuk memantau perkembangan pelaksanaan program tersebut.

“Saya berharap dalam satu bulan ke depan semua sudah punya kebun PKK dan demplot P2L. Saya akan turun ke kecamatan untuk melihat langsung,” tegasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gowa, Syamhari Rasyid, mengapresiasi langkah TP PKK yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk memikirkan keberlanjutan pemenuhan pangan keluarga.

“Dinas PMD mengapresiasi kegiatan ibu-ibu TP PKK yang memfasilitasi wadah untuk memikirkan keberlanjutan pangan kita. Mulailah mencari potensi sekitar yang bisa menghasilkan dan memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” tutur Syamhari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Gowa Suryanti Andy Azis, Ketua Bidang III Haliah Rahmansyah, Sekretaris Kawaidah Alham, Ketua Pokja III Nurbaya Firdaus, serta jajaran pengurus TP PKK kecamatan se-Kabupaten Gowa.

Melalui program ini, TP PKK Gowa menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam membangun ketahanan pangan daerah. Gerakan yang dimulai dari pekarangan rumah diharapkan berkembang menjadi kebiasaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan secara lebih mandiri dan bijak. (*)