Showroom Sentral Yamaha Makassar Tampil Lebih Premium dan Modern
MAKASSAR, GOSULSEL.COM – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) bersama PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) melakukan re-opening Showroom Sentral Yamaha Makassar di Jalan AP Pettarani, Rabu (4/2/2026).
Showroom yang sudah berdiri sejak tahun 2000 ini, sekarang hadir dengan mengusung konsep Premium Shop. Pembaruan ini menjadi bagian dari strategi Yamaha dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman konsumen.
Chief Territory VII PT YIMM, Paul Himawan mengatakan, renovasi jaringan dealer telah dimulai sejak perayaan 50 tahun Yamaha sebagai langkah penguatan strategi premium marketing.
“Melalui konsep Premium Shop ini kami ingin memberikan experience baru bagi konsumen. Kami berharap Yamaha akan semakin dekat dengan konsumen, serta menjadi bukti komitmen Yamaha untuk selalu memberikan layanan terbaik di setiap jaringan dealer kami,” ujar Paul.
Sementara itu, GM Marketing PT SJAM, Frengky J Tunandar menegaskan posisi strategis Sentral Yamaha Makassar dalam jaringan Yamaha. Di mana, dealer ini telah konsisten melayani konsumen selama 25 tahun.
“Sentral Yamaha Makassar telah menjadi showroom Yamaha dengan kapasitas pelayanan terluas di area kami. Selama perjalanannya, dealer ini menjadi bagian penting dari pertumbuhan jaringan Yamaha di Sulselbar, serta saksi komitmen kami dalam menghadirkan produk, layanan, dan nilai-nilai terbaik bagi konsumen,” jelasnya.
Asisten Manager Dealers Network Development Yamaha, M Roem Syahrir, menjelaskan kegiatan re-opening ini dirangkaikan dengan Block 3S Meeting tahunan yang dihadiri seluruh kepala cabang dan manajer dealer Yamaha se-Sulselbar, termasuk mitra pembiayaan.
“Kegiatan hari ini ada dua, yakni block meeting tahunan untuk kick-off serta re-opening Sentral Yamaha Makassar. Dealer ini pertama kali grand opening tahun 2000-an, dan pada 2026 kami hadirkan kembali dengan tampilan yang lebih modern dan premium,” ujarnya.
Menurut Roem, pembaruan showroom ini memperkuat kesan premium dan futuristik yang telah diterapkan Yamaha dalam beberapa tahun terakhir. Dampaknya sudah terlihat sebelum peresmian dilakukan.
“Terjadi peningkatan walking customer hingga 30 sampai 40 persen, dan berdampak langsung pada penjualan dengan angka yang relatif sama,” katanya.
Dari sisi layanan purnajual, Manager Service and After Sales Yamaha, Ketut Suastika, menyebutkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas dan kualitas pelayanan bengkel. Jumlah tenaga kerja bertambah dari 13 orang menjadi 22 orang, sehingga daya tampung servis harian meningkat.
“Kalau sebelumnya bisa melayani sekitar 80 unit per hari, ke depan bisa mencapai 120 sampai 130 unit per hari,” jelas Ketut.
Selain itu, Yamaha juga menerapkan sistem antrean yang lebih tertata, pemisahan area parkir untuk kenyamanan pelanggan pria dan perempuan, serta peningkatan kualitas komunikasi teknisi kepada konsumen.
“Sekarang setiap motor dicek terlebih dahulu dan dijelaskan secara detail kepada konsumen, termasuk potensi pekerjaan dan biaya. Tujuannya agar tidak terjadi miskomunikasi dan meminimalkan komplain,” pungkasnya.
Dengan pembaruan ini, Yamaha berharap Sentral Yamaha Makassar dapat menjadi standar layanan dealer yang lebih nyaman, transparan, dan berorientasi pada kepuasan konsumen di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.
*Rumuskan Target 2026* // SUB JUDUL
Selain peresmian kembali showroom, Yamaha juga menggelar Block 3S Meeting tahunan yang dihadiri seluruh kepala cabang dan manajer dealer Yamaha di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat, termasuk sejumlah pemilik dealer serta mitra perusahaan pembiayaan.
Asisten Manager Dealers Network Development Yamaha, M Roem Syahrir, mengatakan block meeting tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja jaringan dealer sepanjang 2025 sekaligus merumuskan arah dan target pencapaian tahun 2026.
“Secara garis besar, dalam block meeting ini kami melakukan review pencapaian di tahun 2025, kemudian menetapkan target dan harapan yang ingin dicapai di tahun 2026,” ujar Roem.
Ia menambahkan, pertemuan ini juga menjadi momentum penyelarasan strategi antarjaringan dealer agar kinerja penjualan, layanan, dan purnajual dapat berjalan sejalan dengan arah kebijakan perusahaan ke depan. (*)