Agen BRILink Hadir di Malino, Mudahkan Wisatawan Belanja Oleh-oleh hingga Bayar Tiket Wisata
GOWA, GOSULSEL.COM – Malino, Kabupaten Gowa dikenal sebagai salah satu tempat wisata paling menarik di Sulawesi Selatan. Iklimnya yang sejuk ditambah pohon pinus dan air terjun menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung.
Seiring dengan itu, akses keuangan yang luas juga diperlukan untuk menarik minat banyak wisatawan. Sehingga, berbagai kebutuhan, seperti bayar tiket di destinasi wisata, beli oleh-oleh, hingga makan di restoran bisa terpenuhi.
Akses tersebut hadir melalui Agen BRILink, perpanjangan tangan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk melayani transaksi keuangan masyarakat.
Salah satu agen BRILink yang ada di Malino, yaitu Nindy. Outletnya berada di dekat wisata hutan pinus Malino di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Tinggimoncong, salah satu destinasi paling ramai dikunjungi wisatawan.
Nindy (30) menerima segala layanan yang ada di BRI, mulai dari setor atau tarik tunai, pengisian token listrik, top up dompet elektronik, hingga pulsa atau paket internet.
“Wisatawan biasanya banyak yang tarik tunai karena ATM di sini cukup jauh dan ramai, apalagi saat hari libur,” ucapnya, Kamis (4/6/2026).
Kehadiran agen BRILink memang dibutuhkan wisatawan. Volume transaksi dapat melonjak ketika musim liburan dan event besar seperti Beautiful Malino yang digelar setiap tahunnya.
Nindy melihat potensi tersebut untuk menjadi agen BRILink. Selain itu, minimnya masyarakat terhadap literasi keuangan juga alasan dia menjadi perpanjangan tangan dari BRI.
“Masyarakat di sini masih hanya mengandalkan ATM. Padahal, semuanya bisa dilakukan di BRILink dan via aplikasi BRImo,” lanjutnya.
Dia lantas membuka outlet agen BRILink pada awal tahun 2023 setelah mengumpulkan modal dari hasil jerih payahnya menjual wortel dan strawberry selama tiga bulan.
Mayoritas masyarakat Malino memang merupakan petani. Hanya saja, tidak semua dari mereka punya akses langsung ke pedagang pasar–hal itu pun dirasakan Nindy.
“Biasanya dari orang ke orang jadi memang agak lama kumpulnya. Tapi sepadan dengan hasilnya saat buka agen,” ungkapnya.
Selain mendapat pendapatan tambahan dari komisi setiap layanan, Nindy juga senang bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan belanja mereka.
“Karena tidak semua orang punya uang tunai yang cukup ketika datang kesini. Jadi ketika ada keperluan, mereka pun datang ke saya,” jelasnya.
Begitu pula dengan Aisyah (31), agen BRILink yang menempati sebuah minimarket yaitu Pinisi Mart. Lokasinya juga berada di Jalan Sultan Hasanuddin.
Agen BRILink Pinisi Mart yang berada dekat wisata Hutan Pinus Malino, Jalan Sultan Hasanuddin, Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Kamis (4/6/2026)/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL
Menurut Aisyah, agen BRILink bukan sekadar layanan transaksi perbankan. Dia juga ikut mengedukasi masyarakat dan wisatawan perihal akses keuangan BRI yang sudah mudah dijangkau.
“Seperti QRIS, jadi selain kita punya uang tunai, kita punya banyak pilihan membayar di merchant,” ucapnya.
Di outletnya sendiri, layanan yang dimanfaatkan berbagai macam. Namun terbanyak adalah tarik tunai dan isi pulsa atau paket internet.
“Karena kalau token listrik, tidak semua disini listriknya prabayar,” lanjut Aisyah.
Hingga kini, Aisyah terus melayani warga dan wisatawan Malino. Tidak lagi menghabiskan waktunya di kebun, pekerjaan lamanya sebelum menjadi agen BRILink.
“Sebenarnya masih ikut bantu walau tidak seharian kayak dulu,” tutupnya.
Dengan agen BRILink, masyarakat dan wisatawan di Malino semakin mudah memenuhi transaksi apa saja termasuk belanja cemilan, membeli oleh-oleh seperti markisa dan tenteng; serta tiket masuk ke destinasi wisata.
Pengalaman memanfaatkan agen BRILink itu dirasakan Fauzan (26) ketika berkunjung ke Malino dalam rangka menonton konser musik yang menjadi rangkaian dari Beuatiful Malino pada tahun 2025 kemarin.
Dia melakukan penarian uang lewat agen BRILink lantaran ATM terbilang jauh dari lokasi event.
“Saya itu hari tidak cukup uang kubawa karena lupa kalau momen event itu harganya agak naik sedikit,” ucapnya.
Menurut pria asal Makassar itu, agen BRILink sangat membantu para wisatawan. Uang yang ditarik bisa dipakai untuk membeli makanan dan bawa pulang oleh-oleh untuk teman.
“Paginya setelah selesai nonton konser, saya beli beberapa strawberry sama markisa,” lanjut Fauzan.
BRI terus memperluas akses keuangan melalui agen BRILink. Tidak hanya memberikan kemudahan menikmati layanan transaksi, namun juga meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Hingga Desember 2026, 71.255 sudah ada agen yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon dengan jumlah transaksi sebesar 130 juta.
Regional Mikro Banking Head BRI Region 15 Makassar, Iwan Suprianto menyampaikan bahwa agen BRILink hadir tanpa harus ke kantor cabang, nasabah dapat mengakses berbagai layanan keuangan di agen BRILink, mulai dari tarik tunai, transfer sampai investasi emas.
“Agen BRILink adalah perpanjangan tangan kami di daerah. Ini upaya kami untuk memperluas akses di tempat-tempat yang tidak ada kantor konvensionalnya,” ucapnya.
Di Agen BRILink, nasabah juga dapat mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pengembangan bisnis. “Proses kredit bisa dilakukan di sana,” lanjut Iwan.
Ke depan, Iwan menyampaikan bahwa BRI khususnya di Region 15 Makassar bakal menambah jumlah agen di beberapa daerah ‘blank spot’ atau yang belum tersentuh akses keuangan BRI. Pendaftaran terus dibuka bagi masyarakat atau nasabah yang berminat dalam program tersebut.
“Kita akan terus monitor yang mengajukan, di daerah mana saja mereka. Kalau daerahnya di sana belum ada (BRILink), tentu kita akan lihat,” tutupnya. (*)