#TRENDING
Fitri Fadila (24), agen BRILink di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL

Gen Z Jadi Agen BRILink, Penggerak Ekonomi di Lorong Makassar

Monday, 29 June 2026 | 21:56 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, sebuah kontainer dengan spanduk bertuliskan agen BRILink nampak dikunjungi oleh warga.

Terlihat Fitri Fadila (24) berada di dalam. Ia melayani warga tersebut, membantunya tarik uang sebesar Rp200 ribu setelah betransaksi lewat EDC atau Electronic Data Capture.

Di usianya yang masih muda atau masuk kelompok Generasi Z (Gen Z), Fitri sudah tahu cara bersikap dewasa, menunjukkan sikap ramah. Selain tarik tunai, dia juga memberikan edukasi kepada warga perihal layanan yang bisa dilakukan di BRILink, salah satunya pembayaran tagihan listrik.

PT-Vale

“Karena biasanya itu paling banyak memang pembayaran tagihan bulanan semacam listrik dan air,” ujarnya saat ditemui di outletnya, Jumat (26/6/2026).

Dari siang, Fitri melayani puluhan warga dengan berbagai kebutuhan transaksi. Mayoritas berasal dari lorong sebab lokasi outlet memang dekat dari beberapa lorong di Jalan Abdullah Daeng Sirua.

Fitri menyebut, tarik tunai sudah menjadi layanan primadona. Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan bank cukup jauh dari warga di lorong. Padahal, mereka butuh uang untuk berbagai kebutuhan, seperti perputaran modal untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

“UMKM di lorong itu banyak. Mereka produksi dari rumah, kalau ke Jalan Paropo yang lorong itu pasti gampang didapat,” jelasnya.

Agen BRILink yang dikelola Fitri sudah menjadi andalan para warga khususnya UMKM. Sejak dibuka awal tahun 2025, volume transaksi begitu kencang.

Sadar telah membantu pelaku UMKM di lorong, Fitri telah menyiapkan uang yang cukup untuk transaksi harian mereka. Sehingga, tidak menunggu waktu lama untuk beli bahan baku atau memberi uang kembalian.

Fitri Fadila (24), agen BRILink saat melayani warga/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL

“Daripada harus lagi ke ATM sementara pelangganya juga buru-buru ada keperluan,” lanjutnya.

Tren itu berlanjut hingga sekarang. Pelaku UMKM maupun warga terus mengandalkan agen BRILink Fitri untuk mendapatkan layanan perbankan. Bahkan untuk tarik tunai, mereka sudah berani mengambil puluhan juta.

“Paling banyak itu Rp100 juta mereka ambil di sini untuk modal usahanya lagi,” tutup Fitri.

Salah satu pelaku UMKM di lorong jalan Paropo 2, Elisa Pertiwi (27) telah mengandalkan agen BRILink dari Fitri sejak 2025 lalu. Alasannya bertransaksi di sana lantaran dekat dari rumahnya ketimbang harus ke ATM yang berjarak 5 kilometer.
“Kadang kita butuh uang cepat untuk uang kembalian. Tidak semua punya aplikasi bank untuk QRIS,” ujarnya.

Dengan agen BRILink, lanjut Elisa, perputaran yang modalnya cepat. Uang yang telah ditarik bisa langsung dibelanjakan untuk bahan baku usahanya berupa pisang.

“Saya jual pisang nugget. Kalau pisang sudah habis, sudah ada uang yang sudah saya tarik tadi pagi di BRILink,” jelasnya.

Baginya, agen BRILink telah memudahkannya sebagai pelaku UMKM sekaligus nasabah BRI. Punya opsi penarikan uang dari berbagai kanal memungkinkan bisnisnya terus bertumbuh.

“Semoga agen BRILink ini tetap eksis karena dibutuhkan sekali sama warga di sekitarnya,” tutup Elisa.

Kehadiran agen BRILink di kota besar seperti Makassar semakin memperkuat inklusi keuangan. Akses yang mudah terhadap layanan BRI memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga di lorong.

Fitri Fadila (24), agen BRILink mencatat jumlah transaksi harian dari warga/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL

Seiring dengan itu, BRI Region 15 Makassar mencatatkan tren positif terhadap pertumbuhan agen BRILink. Hingga Desember 2026, 71.255 sudah ada agen yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon dengan jumlah transaksi sebesar 130 juta.

Regional Mikro Banking Head BRI Region 15 Makassar, Iwan Suprianto menyampaikan bahwa agen BRILink hadir

anpa harus ke kantor cabang, nasabah dapat mengakses berbagai layanan keuangan di agen BRILink, mulai dari tarik tunai, transfer sampai investasi emas.

“Agen BRILink adalah perpanjangan tangan kami di daerah. Ini upaya kami untuk memperluas akses di tempat-tempat yang tidak ada kantor konvensionalnya,” ucapnya.

Di Agen BRILink, nasabah juga dapat mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pengembangan bisnis. “Proses kredit bisa dilakukan di sana,” lanjut Iwan.

Ke depan, Iwan menyampaikan bahwa BRI khususnya di Region 15 Makassar bakal menambah jumlah agen di beberapa daerah ‘blank spot’ atau yang belum tersentuh akses keuangan BRI. Pendaftaran terus dibuka bagi masyarakat atau nasabah yang berminat dalam program tersebut.

“Kita akan terus monitor yang mengajukan, di daerah mana saja mereka. Kalau daerahnya di sana belum ada (BRILink), tentu kita akan lihat,” tutupnya. (*)


Tags: