#TRENDING

OJK: Pasar Modal Domestik Masih Dinamis pada September 2026

Monday, 05 October 2026 | 20:46 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

JAKARTA, GOSULSEL.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pasar modal domestik masih bergerak dinamis sepanjang September 2026. Kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global akibat eskalasi ketegangan geopolitik dan kenaikan suku bunga global.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan dinamika tersebut tecermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pada September 2026, IHSG melemah 6,96 persen secara month-to-month (mtm) dan ditutup di level 6.071,14. Pada periode yang sama, investor asing mencatat net sell di pasar saham sebesar Rp1,24 triliun.

PT-Vale

Meski mengalami tekanan, Hasan menyebut daya tahan dan kualitas pasar modal domestik masih terjaga. Hal tersebut antara lain tecermin dari average spread pasar saham yang berada di level 1,20 persen, sedikit meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 1,17 persen.

“Di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index ICBI pada September 2026 ditutup pada level 439,05 atau termoderasi 0,23 persen month-to-month,” ucap Hasan dalam Konferensi Pers RDKB di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Lalu, di tengah kenaikan imbal hasil obligasi global dan ketidakpastian global, tekanan arus keluar investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik juga relatif terbatas.

Investor asing mencatat net sell SBN sebesar Rp0,34 triliun secara month-to-month pada September 2026.

Lebih lanjut, dinamika pasar keuangan juga berdampak pada industri pengelolaan investasi. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana pada September 2026 tercatat Rp637,07 triliun atau turun 2,42 persen mtm.

Di sisi lain, jumlah investor pasar modal terus menunjukkan pertumbuhan. Penambahan jumlah investor didorong antara lain oleh penguatan ekosistem digital di industri pasar modal.

Sepanjang September 2026, jumlah investor bertambah sekitar 1,03 juta. Dengan tambahan tersebut, total investor pasar modal mencapai 32,17 juta.

Jumlah tersebut tumbuh 57,96 persen secara year-to-date (ytd) sepanjang 2026. (*)


Tags: