(Foto: Bakti Sosial Himpunan pelajar dan mahasiswa Gowa komisariat Unhas di Desa Kanrepia,Gowa/Minggu, 24 April 2016/GoSulsel.com)

Mahasiswa Unhas Mengabdi di Dataran Tinggi Kanrepia Gowa

Minggu, 24 April 2016 | 10:23 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Irwan Idris - GoSulsel.com

Gowa, GoSulsel.com — Sebagai bentuk implementasi dari poin ketiga  tridarma perguruan tinggi, sekelompok mahasiswa mendatangi sebuah tempat yang jauh dari pusat kota Sungguminasa, pun jauh dari akses kesehatan dan pendidikan yang memadai. Mereka menempuh jarak empat jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua, menyusuri tepian jurang di dataran tinggi Tombolopao menuju dusun Balang Lohe di desa Kanrepia, Gowa.

Anak-anak muda ini tergabung dalam Himpunan Pelajar dan Mahasiswa (Hipma) Gowa komisariat Universitas Hasanuddin. Sejak Jum’at, 23 April, mereka berada di desa Kanrepia. Menurut ketua Hipma Gowa Komisariat Unhas, M.Arief Adnan, kegiatan yang berlangsung 23-24 April, yang pendanaannya bersumber dari sistem swadana ini memang telah direncanakan sejak lama, dan jadi perhatian serius hingga dijadikan sebuah program kerja kepengurusan di bawah komandonya.

“Kegiatan baksos ini adalah salah satu program kerja pengurus 2015/2016 yang bertujuan meningkatkan jiwa social teman-teman di Hipma Unhas sekaligus implementasi poin ketiga tridarma perguruan tinggi,”, terang mahasiswa jurusan Sosiologi, Fisip-Unhas ini pada GoSulsel.com, Minggu (24/4).

Dari 120 warga dusun Balang Lohe, 50 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan yang disiapkan oleh mahasiswa kedokteran. Termasuk di dalamnya, kepala desa dan imam masjid Balang Lohe. Pemeriksaan kesehatan ini dianggap penting oleh ketua pelaksana setelah sebelumnya, ia dan tim kerjanya melakukan survei kebutuhan di desa yang teramat dingin ini.

“Kami pilih desa Kanrepia karena akses kesehatan dan pendidikan sangat susah, serta masyarakat di sini pendidikannya cuma sampai di tingkat sekolah dasar”, ungkap Muhammad Syahrir.

Halaman:

BACA JUGA