(Foto: Cermin cembung di beberapa titik jalan di Makassar yang tidak terawat/Selasa, 26 April 2016/GoSulsel.com)

Cermin Cembung, Alat Bantu Nikung Yang Kurang Perhatian

Selasa, 26 April 2016 | 20:13 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Marwan Paris - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Bagi pengguna jalan, alat ini tentunya akrab saat anda melewati tikungan-tikungan tajam. Namanya cermin cembung, alat bantu untuk melihat ke sisi yang lain dari tikungan jalan. Hanya saja, jumlahnya yang memang tidak begitu banyak dibandingkan traffict light atau rambu tanda jalan lainnya yang ada di kota Makassar.

Umumnya, cermin ini difungsikan untuk memantau kondisi pengendara dari arah berlawanan pada posisi jalan menikung yang rawan lakalantas.

Namun sayang, kondisinya sudah banyak yang tak layak. Contohnya nasib cermin cembung jalan yang ada di pertigaan Jl Andi Mangerangi – Jl Baji Ateka yang pecah. Nampak sebongkah batu melekat di dalam cermin.

“Sudah lamami begitu dek itu kaca. Masih bagusji dulu awalnya. Tidak tahumi juga siapa yang rusaki,” kata Ramli, salah satu tukang bentor yang mangkal tak jauh dari cermin cembung jalan kepada GoSulSel.com, Selasa (26/4).

Lain pula nasib cermin cembung yang ada di Jl Danau Tanjung Bunga. Di jalan yang menghubungkan antara kecamatan Tamalate dengan kawasan Tanjung Bunga itu, dicoret dengan pilox, semprotan pewarna. Sehingga pengendara tidak bisa melihat dengan jelas pantulan kondisi jalan di cermin cembung.


cermin cembung 4
(Foto: Cermin cembung di beberapa titik jalan di Makassar yang tidak terawat/Selasa, 26 April 2016/GoSulsel.com)
cermin cembung 3
(Foto: Cermin cembung di beberapa titik jalan di Makassar yang tidak terawat/Selasa, 26 April 2016/GoSulsel.com)
cermin cembung 1
(Foto: Cermin cembung di beberapa titik jalan di Makassar yang tidak terawat/Selasa, 26 April 2016/GoSulsel.com)