Pasar Terong, BBM Turun, Harga Sembako

Stok Minim Harga Bawang Melonjak di Pasar Tradisional

Rabu, 27 April 2016 | 13:01 Wita - Editor: Iin Nurfahraeni - Reporter: Sutriani Nina - Go Cakrawala

Makassar,GoSulsel.com – Harga Komodoti Bawang Merah, mengalami kenaikan bahkan ini terjadi sejak awal April lalu,di sejumlah pasar tradisional menunjukkan kenaikan sampai 2 kali lipat dari harga Rp 20 ribu, salah satu penyebab  sehingga komiditi ini naik karena stok yang kurang.

Salah seorang pedagang di Pasar Terong, Hasniah mengatakan jika harga bawang merah mulai mengalami kenaikan sejak awal April lalu dan akan mengalami kenaikan, terutama jika persediaan semakin sedikit.

pt-vale-indonesia

“Kenaikan ini dipicu karena suplay bawang merah lokal ke pedagang semakin kurang, produksi petani juga sedang menurun,”kata Hasniah, ditemui di warungnya Rabu(27/4/2016).

Hasniah menyebutkan penyebab utama stok bawang merah berkurang pada saat ini ketika memasuki musim pancaroba dan tidak ada yang melakukan panen, sehingga distribusi dari sejumlah sentra produksi seperti Kabupaten Enrekang, Takalar, dan Gowa pada sejumlah pedagang di pasar tradisional makin berkurang.

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang dari pasar pettarani, Hj Saidah yang mengungkapkan sudah hampir sebulan supplay bawang merah berkurang, sehingga memicu harga komoditi itu menjadi naik. Sementara kalau bawang merah di pasaran itu umumnya dari luar Sulsel, seperti dari Bima.

Halaman: