Ilustrasi

Hindari GPS Palsu, GO-JEK Sosialisasi Kebijakan “HapusTuyul”

Jumat, 30 Maret 2018 | 08:04 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – GO-JEK mengadakan sosialisasi terkait kebijakan #HapusTuyul di kota Makassar, hari ini, Kamis (29/03/2018). Sosialisasi tersebut dilakukan melihat maraknya GPS Palsu atau disebut “Tuyul” yang digunakan oleh mitra GO-JEK.

“Sebelumnya sudah diadakan di Bandung dan Surabaya. Medan minggu depan. Secara nasional kami akan launching di bulan April,” ujar Michael Say selaku VP Corporate Communications GO-JEK.

Menekan angka kecurangan tersebut, GO-JEK mengembangkan sistem yang dapat mendeteksi GPS palsu atau “tuyul” tersebut. Sistem dikembangkan guna memastikan keadilan bagi para mitra driver GO-JEK yang jujur dan bekerja keras membantu jutaan warga Indonesia.

“Jadi dengan sistem tersebut, nantinya yang menginstal GPS palsu sudah bisa terdeteksi. Sistem ini akan berlaku setiap kali mitra menginstal aplikasi tersebut,” jelasnya.

Dikatakannya, GO-JEK selalu menjunjung tinggi kejujuran dan diharapkan mitra pengemudi juga dapat senantiasa jujur serta menghargai keadilan dan kesetaraan. 

“Kami menghimbau kepada semua mitra driver yang masih memasang aplikasi tuyul untuk segera menghapus aplikasi tersebut. Pengunna palikasi itu bisa membuat handphone rentan terhadap program jahat yang bisa dibawa oleh aplikasi tuyul,” paparnya.

Sementara itu, Anandita Danaatmadja, Strategic Regional GO-JEK Kalimantan Sulawesi menjelaskan, cara untuk mengetahui pengemudi tersebut menggunakan GPS palsu. Lokasi GPS pengemudi tersebut berada di tempat yang rentan dicurigai.

“Misalnya saja jika berada di Anjungan Losari, ada driver yang terpantau di GPS berada di seberang pulau dari Losari,”pungkasnya.(*)


BACA JUGA