IAS Ajak Warga Gowa Jangan Golput, Pilih Adnan-Kio

Jumat, 27 November 2020 | 18:39 Wita - Editor: Dilla Bahar -

GOWA, GOSULSEL.COM – Mantan Walikota Makassar dua periode, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mengajak wajib pilih Pilkada Gowa 2020 untuk memilih Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio (Adnan-Kio) pada 9 Desember nanti. Hal ini disampaikan IAS, saat ngopi bareng Adnan di Warko Almaidah, kemarin. 

Pada kesempatan itu, IAS yang tak lain adalah mantan Ketua DPD Demokrat Sulsel, mengajak sejumlah orang dekatnya di Gowa untuk bertemu Adnan. Juga, IAS menegaskan dukungannya dan para loyalisnya untuk Adnan-Kio. 

pt-vale-indonesia

“Saya mengajak kepada seluruh warga Gowa untuk memilh Adnan-Kio demi kebaikan dan kemajuan Gowa,”tutur putra mantan Bupati Gowa, Arief Sirajuddin tersebut. 

Pertemuan dua tokoh beda generasi ini berlangsung santai. IAS memakai kemeja biru dipadukan dengan jeans biru juga. Sementara Adnan kaos putih bertuliskan DOBOLOKI. “Alhamdulillah ada kesempatan bertemu dengan Adnan. Kami ngobrol santai soal Pilkada Gowa dan kisah-kisah masa lalu,”demikian IAS. 

Sementara Adnan dalam oborlannya dengan IAS berharap Pilkada Gowa 2020 berjalan dengan aman, damai dan demokratis. “Sejauh ini semua berjalan ke arah itu (pilkada aman dan damai),” singkatnya. 

Ajakan untuk tidak golput dan memilih Adnan-Kio, sebelumnya juga telah ditegaskan Ketua Perindo Gowa, Andriyani. Sebagai pengusung, struktur Partai Perindo Gowa sejauh ini sudah bergerak secara massif. Bahkan sudah menyusur desa-desa. 

Perindo punya modal bagus dalam bekerja. Meski berstatus pendatang baru, namun Perindo Gowa berhasil meraih 33 ribu suara di Pileg 2019 lalu. Menyegel 4 kursi dari 45 jumlah kursi DPRD Gowa dan memiliki satu fraksi.

“Selain mengampanyekan Adnan-Kio beserta program yang akan dilakukan, seluruh kader juga meluruskan isu-isu liar yang berkembang di masyarakat, seperti golput,” kata Andriyani. 

“Dan kalau semua elemen tim dan partai pendukung Adnan-Kio mau bergerak secara maksimal, jangankan partisipasi pemilih 80 persen, bisa malah 90 persen partisipasi pemilih,” lanjutnya.

Seperti yang diketahui, selama ini partisipasi masyarakat di setiap Pilkada Gowa selalu di bawah 70 persen. Berdasarkan data yang dihimpun, tiga kecamatan di Kabupaten Gowa dengan partisipasi pemilih yang rendah adalah Kecamatan Somba Opu 65.67 persen, kemudian Pallangga 68.62 persen, lalu Kecamatan Biringbulu 71.16 persen. 

Data ini direkam dari hasil Pilgub Sulsel lalu. Sedangkan untuk Pilkada Gowa 2020, KPU menargetkan pada angka 77,5 persen. (*)


BACA JUGA