Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto saat ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Senin (25/10/2021)

Pemkot Makassar Atur Strategi Pemulihan Ekonomi untuk Tahun 2022

Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:11 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan berfokus pada pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Rencananya dimulai pada tahun 2022 nanti.

Wali Kota Makassar, Mohammd Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengaku telah menyiapkan strategi untuk membangkitkan ekonomi. Seperti membuat sistem toko berjalan yang dinamai tettere.

Selain itu, dengan menghadirkan lorong wisata dan ojol day. Bakal diluncurkan dalam waktu dekat.

“Itu 2022 kita akan konsentrasi di pemulihan ekonomi dan kebangkitan ekonomi, banyak di situ,” ujarnya, Kamis (28/10/2021).

Pemerintah juga bakal tetap menyiapkan anggaran khusus untuk penanganan Covid-19. Dananya melalui alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT).

“BTT tetap fokus di pandemi, persiapan pandemi, itu lebih banyak kesitu,” jelas Danny.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Muh. Dakhlan mengaku telah mengusulkan dana sebesar Rp 200 miliar. Nantinya digunakan dalam penanganan Covid-19pada tahun depan.

Namun masih sebatas dan dibahas tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). “Jadi, kita siapkan sekitar Rp200 miliar untuk penanganan covid tahun depan,” singkatnya.

Kata Dakhlan, anggaran tersebut berkurang Rp50 miliar. Dari sebelumnya Rp250 miliar dalam pembahasan di APBD Perubahan tahun 2021.

Setelah rapat dengan TAPD, selanjutnya membahas dengan Badan Anggaran. Bertempat di DPRD Makassar.

Sementara, Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman mengaku jumlah tersebut belum final dan berpotensi berubah. Apalagi, tren kasus Covid-19 belakangan terus mengalami penurunan. (*)


BACA JUGA