Peti jenasah korban hilangnya pesawat Aviastar diiturunkan. (Foto: Erick Didu/gocakrawala).
#

Keluarga Ikhlas atas Meninggalnya Nurul Fatimah

Rabu, 07 Oktober 2015 | 18:52 Wita - Editor: Chaerul Fadli - Reporter: Sahrul Ramadhan - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Sejumlah kerabat korban hilangnya pesawat milik maskapai Aviastar, Nurul Fatimah memadati rumah duka di Jl Sunu 2, Tallo.

“Kami sudah ikhlas menerima semuanya meskipun dengan keadaan yang seperti ini, kami juga berharap ada hikmah dibalik semuanya dan berharap Tuhan bisa mengampuni anak kami,” ujar ayah Nurul, Muhajir Mustafa Roa, Rabu (7/10/2015).

Muhajir, dengan air mata yang mengucur mengungkapkan, keluarga masih berusaha tabah menghadapi kondisi saat ini. “Musibah tidak ada yang tahu, Dik. Padahal sebelumnya senang sekali keluarga karena dia (Nurul) mau datang ke sini,” katanya.

Jenasah Nurul ditemukan bersama bangkai pesawat Twin Otter Aviastar, sekitar pukul 15.30 Wita, Senin lalu, di Gunung Bajaja, Dusun Gamaru, Desa Ulu Salu, Latimojong, Luwu.


BACA JUGA