dok: nasional.harianterbit.com

Ketua Ombudsman: Tak Ada SOP Makanya Terminal Makassar Amburadul

Kamis, 08 Oktober 2015 | 17:42 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Sahrul Ramadhan - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Ombudsman Kota Makassar mengkritisi tidak adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) dimiliki Perusahaan Daerah Terminal Metro Makassar (PD Terminal). Karena tidak miliki SOP maka terminal ini semrawut, tidak teroginisir dan termanajemen dengan baik.

“Ini tantangan kedepannya PD Terminal karena belum adanya SOP yang bisa dipahami oleh semua orang” kata Ketua Ombudsman Kota Makassar, Hudri Hasan saat dikonfirmasi Gosulsel, Rabu (8/10/2015).

Hudri mengatakan, selain masalah SOP, masalah sarana dan prasarana juga belum memadai. Ini harus menjadi perhatian utama Pemkot.

“Berharap kedepannya di terminal akan akan tempat istirahat bagi para sopir sehingga tidak mengantuk atau lelah saat mengemudi,” tuturnya.

Lebih lanjut Hudri mengatakan, faktor lain yang perlu mendapat perhatian adalah masalah Sumber Daya Manusia (SDM) atau kualitas karyawan PD Terminal.

“Seperti diketahui, PD Terminal Makassar mengelola 2 Terminal besar yakni Terminal Daya dan Mallengkeri. Terminal ini melayani angkutan penumpang antar provinsi. Ini seharus seimbang dengan SDM,” pungkasnya.


BACA JUGA