Ilustrasi

Rupiah Masih Lemah, Penjual Elektronik di Makassar Lesu

Jumat, 09 Oktober 2015 | 23:14 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Sutriani Nina - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar,GoSulsel.com – Nilai tukar rupiah yang belum juga kuat mendongkrak harga jual barang elektronik. Konsekuensinya, permintaan pasar dirasakan turun, sejumlah penjual elektronik pun lesu.

Salah satu toko elektronik terbesar di kota Makassar, yang terletak di jalan Pengayoman, biasa disebut Computer City (Comsit) masih tetap terus mempertahankan eksistensinya, demi memenuhi kebutuhan konsumen.

Dengan jumlah tenant 105, masing-masing di lantai 3 khusus service dan penjualan barang second, lantai 1 dan 2 khusus penjualan komputer, serta lantai dasar khusus distributor.

Menurut pengelolah Computer City, Hengki ketika ditemui bahwa pengunjung yang datang tidak bisa diprediksikan. Karena pihaknya tidak menginput data mengenai hal tersebut.

“Hanya saja, biasanya dalam 1 toko paling didatangi oleh 3-10 orang pengunjung dalam sehari jadi dari 105 toko anggaplah dikalikan 5, maka tarolah rata-rata pengunjung yang masuk ke sini sekira 525 orang,” terangnya, 9 Oktober 2015 di Computer City.

Halaman 2

Hengki melanjutkan, harga yang ditawarkan setiap toko tentunya bervariasi sesuai dengan merek dan kualitasnya. Karena ada barang lokal dan barang impor. “Tapi 80 persen barangnya impora, apalagi laptop seperti HP, Asus, Axio, Lenovo dan semua merek ada di sini,” lanjutnya.

Suasana akan terlihat ramai ketika penerimaan mahasiswa baru. Walaupun ada pengaruh dengan kondisi ekonomi yang membuat perputaran uang melambat. Karena barang yang ditawarkan oleh computer city lumayan rendah, mulai Rp3 juta sampai 9 juta.

“Untuk ukuran yang 14 inci harganya Rp3,3 juta. Kalau laptop yang paling murah itu merek Axio,” pungkas Hengki.

Sementara itu, menurut salah satu staff tenant yang ada, bahwa harga komputer masih tetap stabil, tidak ada perubahahan apa-apa. Paling pergantiannya tiap bulan itupun kalau ada merek baru yang muncul.

“Belum lagi merek Toshiba sudah tidak produksi. Untuk harga laptop, tetap standar tidak ada perubahan. Minimal Rp3 jutaan, sudah bisa dapat laptop atau notebook,” ujar Fahri, pemilik toko Cahaya Surya.

Adapun beberapa harga laptop seperti HP kisaran Rp3,5 juta-Rp10,6 juta; Asus dimulai harga Rp3 juta-Rp10 juta; dan lenovo sektar Rp4 juta-Rp12 jutaan.

Bukan hanya membeli komputer baru tapi Toko Mayapada juga menyediakan jasa service komputer dan pembelian komputer second.

Halaman 3

“Pengunjung kadang banyak sedikt bahkan tidak ada sama sekali. Kalau banyak itu ketika anggaran turun dari dinas. Kami melayani Jual beli cpu, laptop second dan service laptop. Harga service minimal Rp500 ribu-Rp700 ribu,” kata Yokha pemilik toko.

Mengenai harga, pasti akan terus naik karena yang membuat harganya mahal itu jasa dan ilmunya. Adapun laptop yang di service seperti Toshiba, Acer dan Axio. Lama waktunya, bergantung dari kerusakan. Jika itu kerusakan maka biasa mencapai tiga hari.