Ilutrasi

Tunaikan Shalat Magrib, Motor Dibawa Kabur Pencuri di Tello

Jumat, 09 Oktober 2015 | 19:53 Wita - Editor: Baharuddin -

Halaman 1

Makassar,GoSulsel.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kembali terjadi di Makassar. Kali ini korbannya bernama Syamsuddin (49). Sepeda motor warga Perumahan tirta 2 Paccinongan itu dibawa kabur pencuri saat menunaikan shalat Magrib di Masjid Al Fathih Al Anshar di Jalan Paccinang 5, Tello Baru, Makassar, Jumat (9/10/2015).

“Kami menerima laporan, bahwa sepeda motor milik jamaah Masjid Al Fathih, Tello dibawa kabur pencuri saat pemiliknya sedangn shalat Magrib,” kata Kanitreskrim Mapolsekta Panakkukang AKP Arfah, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, siang tadi.

Arfah mengungkapkan, peristiwa itu sekitar pukul 18.00 Wita, dimana korban memarkir sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna merah bernomor polisi DD 5458 XW dipelataran masjid dalam kondisi terkunci leher.

Korban baru menyadari kalau motornya sudah hilang dibawa kabur pelaku pencurian setelah selesai shalat Maghrib. Awalnya, korban berusaha mencari motor yang diparkirnya disekitar mesjid, namun korban tidak menemukannya.

Halaman 2

Akibatnya, korban sempat shock setelah menyadari kalau motornya sudah hilang. Selanjutnya, korban bersama salah seorang warga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsekta Panakkukang.

Dugaan sementara berdasarkan hasil rekaman CCTV, diduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Dimana saat melakukan aksinya, para pelaku sempat masuk di halaman mesjid untuk melihat situasi orang-orang yang melaksanakan shalat berjamaah.

Sementara pelaku lainnya bertindak sebagai eksekutor di pelataran parkir mesjid. Menurut keterangan imam mesjid Al Fathih Al Anshar, dicurigai kelompok pencurian kendaraan bermotor tersebut menggunakan jasa anak kecil yang dijadikan sebagai alat memantau kondisi jamaah yang berada di dalam mesjid.

Akibat kejadian tersebut korban, ditaksir korban mengalami kerugian sebesar 14 juta. Sejauh ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut guna pengungkapan atas maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di kota Makassar.

“Kami masih melakukan pengembangan dan penyelidikan kasus ini. Informasi dan keberadaan para pelaku. Beberapa sudah kami kantongi identitasnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terungkap,” tutur perwira pratama itu.

Reporter: Memet – GoSulsel.com