Seporsi Nasi Rawon Warung Bamboe Runcing. (Foto: Iskandar Achmad/GoSulsel.com)
#

Keganjilan dalam Nasi Rawon Warung Bamboe Runcing

Senin, 12 Oktober 2015 | 11:00 Wita - Editor: Nilam Indahsari -

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Ada keganjilan dalam Nasi Rawon Warung Bamboe Runcing. Jika rawon genapnya menggunakan daging sapi sebagai isi kuah, maka di warung ini Anda tak hanya menemukan daging sapi saja.

Keganjilan itu adalah kuah rawon di warung ini, bisa Anda minta untuk ditambahkan lauk yang lain.

“Untuk isian rawon itu seperti biasa pake daging sapi. Tapi kami juga biasa tawarkan untuk lauk tambahan seperti telur asin, tempe goreng, dan perkadel,” ujar Lusi Sunaryo, si pemilik warung kepada GoSulsel.com, Sabtu (10/10).

Nasi rawon seharga Rp 20 ribu di warung yang terletak di pinggir Jalan Hertasning, depan Black Canyon, ini juga berbeda dari segi bumbu kuah rawonnya.

“Nasi rawon di sini hampir sama dengan nasi rawon lainnya. Tapi yang membedakan itu ada di kuahnya. Karena untuk kuahnya, rempah yang kami gunakan itu ada yang dibuat sendiri dengan bumbu rahasia,” kata Lusi, lebih lanjut.

Halaman 2
Banner Warung Bamboe Runcing. (Foto: Iskandar Achmad/GoSulsel.com)

Banner Warung Bamboe Runcing. (Foto: Iskandar Achmad/GoSulsel.com)

Untuk pengunjung yang datang di rumah makan ini, ada dari semua kalangan. Mereka berdatangan selama warung ini buka mulai pukul 12 siang sampai pukul 10 malam.


BACA JUGA