Exif_JPEG_420

Siapkan Sauh Siang Hari di Paotere

Selasa, 13 Oktober 2015 | 11:59 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Andi Dahrul Mahfud - GoSulsel.com

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Pelabuhan Rakyat Paotere merupakan tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi. Letaknya berada di sebelah utara Makassar. Tempat ini merupakan salah satu pelabuhan rakyat tempo dulu yang masih bertahan hingga saat ini.

Namun, jika berkunjung ke tempat ini pada siang hari, kondisi yang kita dapatkan dan rasakan sangatlah terik dan berdebu. Itu karena struktur jalan dalam pelabuhan sangat tidak teratur dan rusak.

Tapi kondisi itu tetap dinikmati oleh para wisatawan dari luar negeri. Mereka yang datang berkunjung melihat dan mengabadikan momen dengan memotret berbagai jenis kapal yang berlabuh, seperti kapal phinisi dan jolloro’.

Puluhan kapal phinisi dan jolloro’ berjejer di pinggiran pelabuhan sambil membawa barang seperti sembako, material, dan sebagainya. Barang-barang itu dibawa ke berbagai daerah maupun luar Pulau Sulawesi seperti Banjarmasin dan Irian Jaya untuk dijual.

“Kalau kapal di sini tidak ditau kapan berlabuhnya. Kadang sebulan kemudianpi, kadang juga 2 minggu. Paling cepatmi itu 2 minggu berlayar mengantar barang untuk dijual,” ujar Saiful selaku Anak Buah Kapal Phinisi kepada GoSulsel.com, Senin (12/10).

Halaman 2

Di samping itu pula, para pelaut setelahnya berlabuh di dermaga pelabuhan. Mereka banyak menghabiskan waktu untuk beristirahat di kapal masing-masing atau bahkan di bawah pohon yang tumbuh di sekitar dermaga. Ada pula yang melakukan berbagai macam kegiatan seperti memasak di dalam kapal atau membawa hasil jarahan lautnya ke warung-warung terdekat untuk dimakan bersama pelaut lainnya.

Di siang hari, Pelabuhan Paotere dipadati oleh penumpang yang ingin menuju ke pulau. Ada yang ke Barang Caddi, Barang Lompo, dan ada juga sampai keluar pulau tertentu untuk mengantarkan berbagai macam barang seperti sembako dan semen.


BACA JUGA