ilustrasi
#

Jurnalis di Majene Dipukul Saat Debat Kandidat Paslon Pilkada

Sabtu, 17 Oktober 2015 | 13:31 Wita - Editor: Chaerul Fadli - Reporter: Sahrul Ramadhan - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Majene di Gedung Boyang Assamalawuang Kabupaten Majene, Sabtu (17/10/2015), diwarnai aksi pemukulan terhadap Jurnalis. Kadir Tanniewa, wartawan Radar Sulbar mengaku diseret bahkan sempat dipukul salah satu pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Majene.

“Saat itu saya sedang meminta ijin ke Kabag Ops Polres Majene Kompol Bambang Haryono untuk masuk. Di situ saya minta ijin, tapi tiba-tiba ada tiga orang yang menyeret saya. Saat penyeretan itu, (mereka) juga dibantu petugas baik polisi maupun TNI untuk mengusir saya keluar dan saya tidak terimanya, saya dibilangi provokator. Padahal saya hanya meliput,” ujar Kadir melalui siaran pers yang disebar.

Pengusiran itu terjadi di halaman Gedung Boyang Assamalawuang. Kadir tak diizikan masuk lantaran tak memiliki id pers yang dibagikan KPU sebelumnya. Ia hanya menunjukkan kartu pers dari kantornya.

Tags:

BACA JUGA